← Beranda
Takut Gemuk Saat Berhenti Merokok? Ini Rahasia Menjaga Berat Badan Tetap Ideal!
Cicilia Margarettha• Rabu, 23 September 2026 | 20.06 WIB
ilustrasi pola hidup sehat saat berhenti merokok / pexels

JawaPos.com – Kekhawatiran akan kenaikan berat badan sering kali menjadi alasan utama seseorang ragu untuk berhenti merokok.

Efek dari pelepasan nikotin memang kerap memicu rasa lapar ekstra serta penurunan laju metabolisme tubuh secara sementara.

Pertambahan berat badan saat berhenti merokok bukanlah hal yang mutlak terjadi jika diimbangi dengan strategi harian yang tepat.

melansir dari laman the ohio state university pada rabu (23/09), menyebutkan cara berhenti merokok tanpa menambah berat badan.

Menghentikan kebiasaan merokok dapat menyebabkan tubuh mengalami kenaikan berat badan berlebih.

Penyesuaian gaya hidup yang terencana, kondisi fisik dan kebugaran tubuh justru akan meningkat pesat.

Secara ilmiah, nikotin bekerja menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme dalam tubuh.

Ketika konsumsinya dihentikan, fungsi indra pengecap membaik dan laju metabolisme kembali normal, sehingga makanan terasa lebih lezat dan dorongan mengunyah meningkat.

Dalam studi nutrisi klinis menunjukkan bahwa penyesuaian asupan gizi serta aktivitas fisik terstruktur mampu menstabilkan kadar hormon ghrelin dan leptin.

Pendekatan ini terbukti secara klinis efektif mencegah penumpukan lemak berlebih, menjaga efikasi diri, serta mempertahankan indeks massa tubuh yang ideal selama masa pemulihan.

Berikut adalah beberapa langkah penting untuk menjaga berat badan tetap ideal saat berhenti merokok:

1.    Tingkatkan aktivitas fisik secara berkala

Mmemulai olahraga ringan seperti jalan cepat atau bersepeda membantu membakar kalori ekstra sekaligus meningkatkan laju metabolisme yang sempat melambat pasca-penhentian nikotin.

2.    Alihkan kebiasaan lisan

Gantikan dorongan merokok atau keinginan mengunyah camilan berkalori tinggi dengan mengunyah permen karet bebas gula, memakan potongan sayur renyah, atau minum air putih menggunakan sedotan.

3.    Utamakan makanan tinggi serat dan protein

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan protein bebas lemak membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan makan berlebihan di sela-sela waktu makan utama.

4.    Jaga kualitas dan kecukupan waktu tidur

Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon pengatur nafsu makan dan meningkatkan stres.

Tidur cukup 7 hingga 9 jam semalam membantu menekan dorongan mengonsumsi makanan manis.

5.    Kelola stres dengan metode non makanan

Gunakan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, latihan mindfulness, atau hobi baru untuk mengatasi emosi negatif tanpa harus lari ke makanan manis atau kembali merokok.

Secara keseluruhan, menjaga berat badan tetap ideal saat berhenti merokok memerlukan komitmen dan penggantian kebiasaan harian secara konsisten.

Jika Anda mengalami kesulitan mengendalikan berat badan atau dorongan merokok yang sangat kuat, berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan panduan medis yang tepat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho