← Beranda
Ingin Kulit Tetap Sehat dan Glowing? Terapkan 5 Rutinitas Ini Setelah Usia 30
Rabbany Wanadriani• Rabu, 23 September 2026 | 05.43 WIB
ilustrasi wanita yang memakai skincare. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Memasuki usia 30 tahun, kondisi kulit secara alami dapat mengalami sejumlah perubahan. Produksi kolagen mulai menurun secara bertahap, sementara efek dari paparan sinar matahari, kurang tidur, dan stres yang berlangsung dalam waktu lama mulai lebih terlihat.

Beberapa orang mungkin mulai memperhatikan munculnya garis-garis halus, perubahan tekstur, atau kulit yang tampak lebih kusam. Kondisi tersebut membuat rutinitas perawatan kulit yang konsisten menjadi semakin penting.

Namun, merawat kulit tidak harus selalu dilakukan dengan banyak produk. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kulit tetap sehat dan terawat.

Dilansir English Jagran, berikut lima ritual kecantikan yang dapat dipertimbangkan untuk dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit ketika memasuki usia 30-an.

Baca Juga: Terapi Cahaya menjadi Tren Peremajaan Kulit Baru yang ‘Membidik’ Glowing dari Tingkat Sel

1. Jangan Lewatkan Sunscreen

Tabir surya merupakan salah satu produk penting dalam rutinitas perawatan kulit. Paparan sinar ultraviolet (UV) secara berulang dapat berkontribusi terhadap munculnya berbagai tanda penuaan kulit, termasuk garis halus dan perubahan warna kulit.

Karena itu, gunakan sunscreen pada pagi hari sebagai bagian dari rutinitas harian. Ketika melakukan aktivitas di luar ruangan dalam waktu lama, pemakaian kembali sesuai petunjuk produk juga perlu diperhatikan.

Selain saat berada di luar rumah, perlindungan dari paparan UV tetap penting dalam aktivitas sehari-hari karena sinar matahari dapat masuk melalui berbagai lingkungan, termasuk area dekat jendela.

2. Pertimbangkan Retinol

Retinol merupakan salah satu turunan vitamin A yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Bahan ini dikenal dalam dermatologi dan kosmetik karena potensinya membantu memperbaiki tekstur kulit serta mengurangi tampilan garis halus dan hiperpigmentasi.

Bagi yang baru menggunakannya, sebaiknya mulai secara perlahan dengan produk berkonsentrasi rendah dan frekuensi penggunaan yang tidak terlalu sering. Kulit perlu diberi kesempatan untuk beradaptasi.

Penggunaan retinol juga perlu diiringi perlindungan dari sinar matahari. Jika memiliki kulit sensitif atau kondisi kulit tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit untuk menentukan produk dan cara penggunaan yang sesuai.

3. Terapkan Double Cleansing

Membersihkan wajah dengan benar menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit, terutama setelah menggunakan makeup atau sunscreen.

Double cleansing umumnya dilakukan dengan menggunakan pembersih berbasis minyak atau balm terlebih dahulu untuk membantu mengangkat produk yang menempel di kulit. Setelah itu, wajah dapat dibersihkan kembali menggunakan pembersih yang lembut.

Namun, metode ini tidak selalu harus dilakukan setiap saat oleh semua orang. Pilih metode pembersihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit agar tidak menyebabkan rasa kering atau iritasi.

4. Lakukan Pijat Wajah dengan Lembut

Pijat wajah dapat menjadi salah satu aktivitas tambahan dalam rutinitas perawatan. Gerakan yang dilakukan secara perlahan dapat memberikan sensasi relaksasi sekaligus membantu mengurangi rasa tegang pada otot wajah.

Sebagian orang juga menggunakan alat seperti gua sha dalam rutinitas tersebut. Jika ingin mencobanya, gunakan tekanan ringan dan pastikan kulit tidak mengalami iritasi.

Penggunaan serum atau produk dengan tekstur yang memungkinkan alat maupun jari bergerak dengan mudah juga dapat membantu mengurangi gesekan pada permukaan kulit.

5. Jangan Abaikan Area Bawah Mata

Kulit di sekitar mata cenderung lebih tipis dan sensitif dibandingkan beberapa area wajah lainnya. Seiring bertambahnya usia, area ini dapat memperlihatkan tanda seperti garis halus, mata tampak lelah, lingkaran hitam, atau bengkak.

Produk khusus area mata yang mengandung bahan seperti kafein, peptida, atau asam hialuronat dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan kulit.

Saat mengaplikasikan produk, lakukan dengan gerakan ringan dan hindari menggosok kulit terlalu keras. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga area bawah mata tetap terawat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho