JawaPos.com – Softlens atau lensa kontak menjadi salah satu pilihan bagi orang yang membutuhkan alat bantu penglihatan sekaligus ingin menunjang penampilan. Meski praktis, penggunaannya tetap membutuhkan perhatian khusus.
Lensa kontak yang tidak dijaga kebersihannya dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah pada mata, seperti kekeringan, iritasi, hingga infeksi. Karena itu, kebiasaan merawat dan menggunakan softlens secara tepat perlu diperhatikan.
Dilansir dari laman Alodokter dan Hello Sehat, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga softlens tetap bersih dan nyaman digunakan. Berikut lima di antaranya:
Baca Juga: Tak Harus Perawatan Mahal, 5 Tips Ini Bisa Bantu Kulit Wajah Lebih Halus
1. Pastikan Tangan Bersih Sebelum Menyentuh Softlens
Kebersihan tangan menjadi hal utama sebelum memasang ataupun melepas lensa kontak. Cuci tangan menggunakan sabun, kemudian keringkan dengan baik sebelum menyentuh softlens.
Bagi pengguna makeup, sebaiknya pasang lensa kontak sebelum mengaplikasikan riasan pada mata. Sebaliknya, ketika hendak membersihkan makeup, lepaskan softlens terlebih dahulu.
Softlens juga sebaiknya tidak digunakan ketika mandi atau berenang. Usahakan lensa kontak tidak bersentuhan dengan air karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi.
2. Lepaskan Sebelum Tidur
Jangan membiasakan diri tidur dalam keadaan masih memakai softlens, kecuali penggunaan semalaman memang secara khusus direkomendasikan oleh tenaga kesehatan untuk jenis lensa tertentu.
Saat mata tertutup dalam waktu lama, penggunaan lensa kontak dapat memengaruhi jumlah oksigen yang mencapai permukaan mata. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi, peradangan, maupun infeksi.
Jika mata terasa tidak nyaman, kemasukan benda asing, atau mengalami iritasi, lepaskan lensa kontak dan hindari menggunakannya kembali sampai kondisi mata membaik.
3. Jangan Membersihkan Softlens dengan Air Keran
Air keran bukan cairan yang tepat untuk membersihkan maupun membilas lensa kontak. Meski terlihat bersih, air dapat membawa mikroorganisme yang berbahaya jika bersentuhan dengan lensa kontak.
Salah satu organisme yang perlu diwaspadai adalah Acanthamoeba, yang dapat menyebabkan infeksi mata serius pada pengguna lensa kontak.
Karena itu, hindari membilas softlens menggunakan air keran, air mineral, maupun sumber air lainnya. Gunakan produk khusus yang memang diperuntukkan bagi lensa kontak.
4. Gunakan Cairan Perawatan yang Sesuai
Softlens membutuhkan cairan khusus untuk membersihkan, membilas, dan menyimpannya. Pilih cairan perawatan yang sesuai dengan jenis lensa dan ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan atau rekomendasi tenaga kesehatan.
Jangan mengganti cairan khusus tersebut dengan air biasa. Air kolam renang, air keran, maupun air suling tetap dapat mengandung mikroorganisme yang berpotensi mengontaminasi lensa.
Selain itu, larutan pembersih juga sebaiknya digunakan sesuai petunjuk dan tidak dicampur dengan cairan lain.
5. Jangan Memakai Softlens Melebihi Waktu yang Dianjurkan
Setiap jenis lensa kontak memiliki aturan mengenai lama pemakaian dan masa penggantiannya. Menggunakan softlens lebih lama dari ketentuan dapat meningkatkan risiko masalah pada mata.
Lensa kontak yang digunakan terlalu lama juga dapat mengalami penumpukan kotoran dan deposit. Kondisi tersebut dapat membuat lensa terasa kurang nyaman serta meningkatkan risiko iritasi.
Karena itu, beri mata waktu untuk beristirahat dan ganti softlens sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hindari pula menggunakan kembali lensa sekali pakai setelah masa penggunaannya berakhir.
Dengan menjaga kebersihan tangan, melepas lensa sebelum tidur, menjauhkannya dari air, menggunakan cairan khusus, serta mengikuti batas waktu pemakaian, risiko masalah akibat penggunaan softlens dapat diminimalkan.