JawaPos.com - Memasak adalah rutinitas harian yang selalu dilakukan dalam skala rumah tangga.
Memasak identik dengan penggunaan air. Baik air mentah maupun air matang untuk minum. Penggunaan air perlu dikontrol mulai dari skala rumah tangga supaya tidak menyebabkan pemborosan terlebih saat menghadapi musim kemarau panjang.
Terutama saat memasak harian dalam skala besar, penggunaan air pastinya semakin banyak. Menggunakan air secara bijak menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama, sehingga pasokan air tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lainnya.
Beberapa kebiasaan aktivitas di dapur secara tidak sadar membuat air terbuang percuma. Tidak hanya membuat penggunaan air menjadi boros, kebiasaan tersebut juga dapat merembet pada pemborosan lainnya, misalnya penggunaan tabung gas.
Oleh karena itu, anda perlu mengetahui sejumlah kebiasaan di dapur yang ternyata dapat membuat penggunaan air semakin boros.
Berdasarkan informasi dari laman berbagiuntuknegeri dan swara.tunaiku yang dikutip pada (18/9) berikut sejumlah kebiasaan di dapur yang dapat membuat boros air dan perlu anda ubah mulai sekarang.
-
Tetap menghidupkan keran saat mencuci piring
Kebiasaan yang masih sering terjadi adalah mencuci peralatan dapur dengan membiarkan air tetap menyala. Saat mencuci sabun anda perlu mematikan keran air dan menggunakan air seperlunya. Atur aliran air melalui aerator dan hindari membuka keran dengan aliran penuh. Selanjutnya, anda bisa menampung terlebih dahulu air kemudian baru membilas piring, gelas, dan peralatan dapur anda secara bersamaan sehingga bisa lebih hemat air.
-
Mencuci buah dan sayur saat keran mengalir
Kebiasaan selanjutnya yang ternyata dapat membuat boros air adalah dengan mencuci buah serta sayur langsung di bawah air keran yang mengalir. Untuk menghindari kebiasaan ini, anda dapat mengubahnya dengan menggunakan baskom. Baskom dapat menjadi wadah penampungan air, sehingga air tidak langsung terbuang saat anda mencuci bahan makanan, sayur, dan buah. Cara ini juga dapat memudahkan anda saat mencuci karena kotoran dapat terangkat dengan lebih mudah.
-
Langsung membuang limbah air
Bekas air cucian pada umumnya langsung dibuang begitu saja. Padahal, air bekas cucian dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal seperti menyiram tanaman, mencuci kendaraan, menyiram halaman, selama air tersebut tidak tercampur bahan-bahan kimia.
-
Mencairkan makanan beku menggunakan air
Saat musim kemarau penggunaan air perlu dilakukan secara bijak. Salah satu kebiasaan memasak yang dapat menyebabkan boros air adalah mencairkan makanan beku menggunakan air mengalir. Air mengalir dapat terbuang percuma saat digunakan untuk melunakkan makanan beku yang ditutupi oleh es. Sebaiknya, anda membiarkan makanan beku mencair secara alami atau menggunakan defrost pada microwave dan pan.
-
Merebus dengan air berlebih
Takar secara tepat saat merebus mie, merebus air minum, ataupun merebus bahan makanan lain. Penggunaan air yang terlalu banyak dapat membuat air terbuang percuma, terutama saat musim kemarau. Anda perlu lebih bijak menggunakan air untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
***