JawaPos.com - Rasa gatal pada kulit kepala merupakan keluhan yang cukup sering dialami. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga dapat mengganggu aktivitas apabila muncul terus-menerus.
Ada berbagai faktor yang dapat memicunya, mulai dari ketombe, kulit kepala yang terlalu kering, hingga kondisi tertentu seperti eksim. Pergantian cuaca juga bisa memengaruhi kelembapan kulit sehingga kulit kepala menjadi lebih mudah kering dan terasa gatal.
Selain menjaga kebersihan kulit kepala, sejumlah bahan rumahan kerap digunakan sebagai perawatan tambahan. Dilansir dari English Jagran, berikut beberapa bahan yang disebut dapat membantu mengurangi rasa gatal pada kulit kepala.
Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Membantu Kulit Tubuh Tetap Lembap dan Sehat, Apa Saja?
1. Air Perasan Lemon
Lemon memiliki kandungan yang dikenal mempunyai sifat antimikroba dan antiradang. Karena itu, air perasannya kerap dimanfaatkan sebagai salah satu perawatan sederhana untuk kulit kepala.
Cara menggunakannya cukup mudah. Oleskan air lemon secukupnya pada kulit kepala menggunakan kapas, kemudian biarkan sekitar 15 menit sebelum dibilas menggunakan air bersih.
Perawatan ini disebut dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam seminggu. Namun, karena lemon bersifat asam, sebaiknya hentikan penggunaan jika muncul rasa perih atau iritasi.
2. Soda Kue
Soda kue juga menjadi salah satu bahan rumahan yang digunakan untuk membantu merawat kulit kepala.
Campurkan sekitar dua hingga tiga sendok makan soda kue dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Setelah itu, aplikasikan secara tipis pada kulit kepala dan diamkan kurang lebih 10 menit sebelum dibilas.
Sifat antimikroba soda kue dipercaya dapat membantu mengatasi mikroorganisme yang berhubungan dengan masalah kulit kepala. Meski begitu, penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati karena pada sebagian orang dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau iritasi.
3. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel kerap digunakan sebagai bahan perawatan untuk kulit kepala yang terasa kering dan tidak nyaman.
Kandungan asamnya dipercaya dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mengurangi mikroorganisme yang dapat memicu iritasi. Sifat antiradangnya juga disebut dapat memberikan efek menenangkan.
Sebelum digunakan, cuka sari apel sebaiknya dicampurkan terlebih dahulu dengan air. Larutan tersebut kemudian dapat diaplikasikan pada kulit kepala. Hindari penggunaan pada kulit yang sedang luka atau mengalami iritasi.
4. Campuran Yogurt dan Telur
Kombinasi yogurt dan telur juga dapat dijadikan alternatif perawatan rumahan untuk kulit kepala.
Yogurt memiliki tingkat keasaman yang disebut dapat membantu membersihkan kulit kepala, sedangkan telur mengandung berbagai nutrisi yang dapat mendukung kondisi rambut.
Untuk membuatnya, campurkan satu sendok makan yogurt dengan satu butir telur. Kocok hingga tercampur rata, kemudian aplikasikan pada kulit kepala.
Diamkan selama sekitar 15 menit sebelum rambut dicuci hingga bersih. Pastikan rambut dibilas dengan baik agar tidak meninggalkan sisa campuran.
5. Tea Tree Oil
Tea tree oil dikenal luas karena memiliki sifat antijamur dan antiradang. Kandungan tersebut membuatnya kerap digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit dan rambut.
Namun, tea tree oil dalam bentuk pekat dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Karena itu, bahan ini sebaiknya tidak langsung digunakan tanpa pengenceran.
Campurkan beberapa tetes tea tree oil dengan carrier oil, kemudian aplikasikan secara perlahan pada kulit kepala. Lakukan pijatan lembut selama beberapa menit sebelum membersihkannya.
Jika kulit kepala terasa semakin perih, terbakar, kemerahan, atau gatal setelah menggunakan bahan tertentu, segera hentikan pemakaian.