JawaPos.com – Kulit yang terasa kering dan kehilangan kelembapan tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat membuat kulit tampak lebih kasar dan rentan mengalami berbagai masalah.
Berkurangnya kelembapan kulit dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah dehidrasi. Faktor usia juga turut berperan karena produksi minyak alami pada kulit cenderung mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.
Selain itu, kandungan ceramide pada lapisan terluar kulit juga dapat berkurang. Padahal, ceramide memiliki peran dalam membantu mempertahankan kelembapan serta menjaga fungsi pelindung kulit.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Sehari-hari Orang yang Benar-Benar Percaya Diri, Apa Sajakah?
Ketika lapisan pelindung kulit terganggu, kulit dapat menjadi lebih mudah kering dan sensitif terhadap berbagai faktor dari lingkungan.
Karena itu, menjaga kelembapan kulit perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Dilansir dari Halodoc dan Hello Sehat, terdapat beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kelembapan kulit tubuh. Berikut di antaranya:
1. Batasi Konsumsi Alkohol
Kebiasaan mengonsumsi alkohol dapat berpengaruh terhadap kondisi tubuh, termasuk hidrasi. Karena itu, membatasi atau menghindari konsumsi alkohol dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga kondisi tubuh dan kulit.
Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih mampu mempertahankan fungsi pelindungnya. Selain menjaga pola minum, kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan juga penting untuk mendukung kesehatan kulit.
2. Jangan Terlalu Lama Berendam atau Mandi
Mandi memang penting untuk menjaga kebersihan tubuh, tetapi terlalu lama terkena air, terutama air panas, justru dapat membuat kulit semakin kering.
Paparan air dalam waktu lama dapat mengurangi minyak alami yang membantu menjaga permukaan kulit tetap terlindungi.
Karena itu, usahakan tidak berlama-lama ketika mandi. Gunakan air dengan suhu suam-suam kuku dan hindari air yang terlalu panas.
Setelah mandi, mengeringkan tubuh dengan lembut dan menggunakan pelembap juga dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.
3. Pastikan Tubuh Mendapatkan Cukup Cairan
Menjaga asupan cairan merupakan bagian penting dari pola hidup sehat. Tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda-beda, bergantung pada aktivitas, kondisi tubuh, cuaca, dan faktor lainnya.
Karena itu, jangan hanya berpatokan pada angka tertentu. Pastikan kebutuhan cairan sehari-hari tercukupi dan perhatikan tanda-tanda tubuh ketika membutuhkan minum.
4. Lindungi Kulit dari Paparan Matahari Berlebihan
Sinar matahari memiliki manfaat bagi tubuh, tetapi paparan ultraviolet yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk bagi kulit.
Terlalu sering berada di bawah sinar matahari tanpa perlindungan dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit dan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.
Saat beraktivitas di luar ruangan, lindungi kulit dengan pakaian yang sesuai dan gunakan tabir surya. Perlindungan tambahan seperti mencari tempat teduh juga dapat dilakukan ketika paparan matahari sedang tinggi.
5. Cukupi Waktu Tidur
Kebiasaan tidur yang cukup juga tidak boleh diabaikan ketika berbicara mengenai kesehatan kulit.
Saat tidur, tubuh memiliki kesempatan untuk melakukan berbagai proses pemulihan. Sebaliknya, kebiasaan kurang tidur dapat berdampak pada kondisi tubuh secara keseluruhan.
Karena itu, usahakan memiliki jadwal tidur yang teratur dan memenuhi kebutuhan tidur sesuai kondisi masing-masing.
Selain kelima langkah tersebut, penggunaan pelembap secara rutin dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kulit tetap nyaman dan terhidrasi. Pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit, terutama jika kulit mudah sensitif atau mengalami iritasi.
Jika kulit sangat kering, terus-menerus terasa gatal, pecah-pecah, atau muncul keluhan lain yang tidak kunjung membaik, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.