JawaPos.com - Kopi menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selain diminum dalam bentuk hitam, kopi juga kerap dipadukan dengan gula, susu, krimer, atau berbagai bahan tambahan lainnya.
Namun, bagi orang yang ingin membatasi asupan gula, kopi hitam tanpa gula dapat menjadi pilihan. Selain rendah kalori jika dikonsumsi tanpa tambahan lain, kopi juga mengandung sejumlah senyawa seperti kafein dan antioksidan yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.
Dilansir dari Alodokter dan Halodoc, berikut sejumlah manfaat yang dikaitkan dengan konsumsi kopi tanpa gula.
Baca Juga: Tidak Semua Orang Cocok Minum Kopi, Ini 5 Kelompok yang Perlu Waspada
1. Membantu meningkatkan energi
Kandungan kafein dalam kopi bekerja pada sistem saraf pusat sehingga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan membuat tubuh terasa lebih bertenaga.
Efek tersebut juga dapat membantu seseorang merasa tidak mudah lelah saat melakukan aktivitas. Bagi sebagian orang, kopi yang dikonsumsi sebelum berolahraga juga dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menjalani aktivitas fisik.
2. Membantu melawan peradangan
Kopi mengandung berbagai senyawa antioksidan, termasuk asam klorogenat. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas.
Konsumsi kopi dalam jumlah yang wajar juga dikaitkan dengan efek yang dapat membantu mengurangi proses peradangan dalam tubuh.
3. Berpotensi menurunkan risiko diabetes tipe 2
Kebiasaan minum kopi tanpa tambahan gula juga dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah dalam sejumlah penelitian.
Kandungan kafein dan senyawa bioaktif dalam kopi diduga berperan terhadap metabolisme glukosa serta sensitivitas insulin. Meski demikian, kopi bukan pengganti pola makan sehat dan gaya hidup aktif untuk mencegah diabetes.
4. Mendukung program pengelolaan berat badan
Kopi hitam tanpa gula hampir tidak mengandung kalori sehingga dapat menjadi alternatif minuman bagi orang yang sedang mengatur asupan kalori.
Kafein di dalamnya juga dapat memberikan efek stimulan dan membantu meningkatkan energi saat beraktivitas fisik. Namun, manfaat terhadap berat badan tetap bergantung pada keseluruhan pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan jumlah kopi yang dikonsumsi.
5. Membantu menjaga fungsi otak
Kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, dan kemampuan untuk tetap fokus. Karena itu, secangkir kopi sering dikonsumsi ketika seseorang membutuhkan tambahan energi mental saat bekerja atau belajar.
Dalam jangka panjang, sejumlah penelitian juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi dengan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa gangguan neurodegeneratif. Namun, hubungan tersebut tidak berarti kopi dapat mencegah atau mengobati penyakit seperti Alzheimer maupun Parkinson.
6. Baik untuk kesehatan hati
Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan berbagai manfaat bagi organ hati. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi memiliki risiko lebih rendah mengalami beberapa penyakit hati tertentu.
Kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif di dalam kopi diduga menjadi salah satu faktor yang berperan. Meski begitu, kopi tetap sebaiknya dikonsumsi secara wajar dan tidak dijadikan sebagai pengobatan utama untuk penyakit hati.
Pada akhirnya, manfaat kopi dapat berbeda pada setiap orang. Kopi tanpa gula memang dapat menjadi pilihan yang lebih rendah kalori dibandingkan kopi dengan banyak tambahan gula, tetapi jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan.
Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, terlalu banyak kopi dapat menyebabkan sulit tidur, jantung berdebar, gelisah, atau gangguan pencernaan. Karena itu, konsumsi kopi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan toleransi masing-masing.