← Beranda
Perut Buncit Bisa Dikurangi! Ini 6 Cara Sehat yang Patut Dicoba
Diajeng Gentalia RifaniSenin, 14 September 2026 | 04.58 WIB
6 Cara Ampuh Mengecilkan Perut Buncit

JawaPos.com - Perut buncit bukan hanya persoalan penampilan. Penumpukan lemak di area perut, terutama lemak visceral, juga dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan apabila dibiarkan.

Kabar baiknya, perubahan gaya hidup dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Tidak harus melalui cara ekstrem, beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat memberikan hasil yang lebih baik dalam jangka panjang.

Dilansir dari Hello Sehat dan Alodokter, berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi perut buncit.

Baca Juga: Perut Masih Kosong? 7 Makanan Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Mengawali Hari

1. Perbanyak Protein dan Serat

Pola makan dengan kandungan protein dan serat yang cukup dapat membantu mengontrol rasa lapar. Serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Sementara itu, protein juga berperan penting dalam menjaga dan membangun massa otot. Beberapa sumber protein yang bisa dikonsumsi antara lain telur, susu, ikan, dan daging tanpa lemak.

Untuk mendapatkan serat, tambahkan sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian ke dalam menu sehari-hari.

2. Rutin Melakukan Latihan Ketahanan

Olahraga tidak hanya berguna untuk membakar kalori, tetapi juga membantu mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan.

Latihan ketahanan seperti angkat beban, squat, dan lunges dapat menjadi pilihan. Dengan massa otot yang terjaga, tubuh memiliki kemampuan metabolisme yang lebih baik.

Agar hasilnya optimal, latihan sebaiknya dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan kemampuan tubuh.

3. Kelola Stres dengan Baik

Stres berkepanjangan dapat memengaruhi pola makan dan kualitas tidur. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu keinginan mengonsumsi makanan berlebihan atau melakukan emotional eating.

Karena itu, mengelola stres juga menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Meditasi, yoga, olahraga ringan, melakukan hobi, atau meluangkan waktu untuk beristirahat dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

Jika stres terasa berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga profesional dapat menjadi pilihan yang tepat.

4. Batasi Makanan Tinggi Lemak dan Olahan

Mengonsumsi makanan tinggi kalori dan lemak secara berlebihan dapat berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Karena itu, perhatikan jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Batasi konsumsi makanan cepat saji, makanan ultra-proses, serta makanan yang tinggi lemak jenuh. Sebagai gantinya, pilih makanan yang lebih bernutrisi seperti sayuran, buah, biji-bijian, dan sumber protein rendah lemak.

Cara memasak juga perlu diperhatikan. Mengukus, merebus, atau memanggang dapat menjadi alternatif dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak.

5. Kurangi Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan dapat membuat asupan kalori harian meningkat. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik, kelebihan energi tersebut dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan.

Mulailah dengan mengurangi minuman berpemanis, makanan penutup tinggi gula, serta camilan manis. Air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.

6. Jadikan Teh Hijau sebagai Pilihan Minuman

Teh hijau mengandung senyawa antioksidan, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG). Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa komponen dalam teh hijau dapat memberikan efek tertentu terhadap metabolisme dan oksidasi lemak.

Meski demikian, teh hijau bukan minuman ajaib yang bisa menghilangkan lemak perut dengan sendirinya. Manfaatnya akan lebih masuk akal jika menjadi bagian dari pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin.

Pada akhirnya, mengurangi perut buncit membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Mengatur pola makan, aktif bergerak, menjaga kualitas tidur, dan mengelola stres merupakan kombinasi yang lebih penting daripada mengandalkan satu metode tertentu.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho