← Beranda
Otak Sehat Dimulai dari Piring, Ini 8 Kombinasi Makanan yang Layak Dicoba
Rabbany WanadrianiSenin, 14 September 2026 | 03.02 WIB
ilustrasi makanan sehat untuk otak. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Makanan yang dikonsumsi sehari-hari tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, tetapi juga dapat menunjang fungsi otak.

Sejumlah bahan makanan memiliki kandungan nutrisi yang saling melengkapi ketika dikonsumsi secara bersamaan. Kombinasi tersebut dapat membantu tubuh menyerap nutrisi tertentu dengan lebih baik sekaligus memberikan asupan yang dibutuhkan otak.

Lemak sehat, antioksidan, vitamin, mineral, hingga senyawa alami tertentu berperan dalam menjaga fungsi sel saraf dan mendukung kemampuan kognitif.

Karena itu, memilih perpaduan makanan yang tepat dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan seimbang untuk membantu menjaga kesehatan otak.

Baca Juga: Punya Cara Berpikir Unik, 4 Zodiak Ini Diam-Diam Menyimpan Otak Jenius

Dilansir dari NDTV, berikut delapan kombinasi makanan yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan otak.

1. Kenari dan blueberry

Kenari dikenal sebagai salah satu sumber nabati yang mengandung asam lemak omega-3. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga struktur sel sekaligus mendukung komunikasi antarsel saraf.

Sementara itu, blueberry kaya akan antosianin dan berbagai antioksidan. Kandungan tersebut membantu melindungi sel dari paparan stres oksidatif.

Menggabungkan kenari dengan blueberry dapat menjadi pilihan camilan bernutrisi yang menyediakan lemak sehat sekaligus senyawa antioksidan.

2. Bayam dan buah kaya vitamin C

Bayam mengandung sejumlah nutrisi penting seperti folat, vitamin K, dan zat besi yang mendukung berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem saraf.

Agar penyerapan zat besi dari sumber nabati lebih optimal, bayam dapat dikonsumsi bersama makanan yang mengandung vitamin C. Jeruk, lemon, atau stroberi dapat menjadi pilihan pendamping.

Perpaduan tersebut tidak hanya memberikan variasi rasa, tetapi juga membantu tubuh memanfaatkan nutrisi yang terkandung di dalam makanan.

3. Salmon dan sayuran hijau

Salmon merupakan sumber asam lemak omega-3, termasuk DHA, yang memiliki peran penting dalam kesehatan otak.

Di sisi lain, sayuran hijau seperti bayam, kale, dan kangkung menyediakan vitamin K, folat, serta lutein.

Mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menjadi cara praktis untuk mendapatkan beragam nutrisi yang mendukung fungsi otak dan kesehatan secara keseluruhan.

4. Cokelat hitam dan almond

Cokelat hitam mengandung flavonoid yang dikenal sebagai senyawa antioksidan. Sementara itu, almond menyediakan vitamin E serta lemak sehat.

Kedua bahan tersebut dapat dipadukan sebagai camilan sederhana. Namun, pilih cokelat hitam dengan kandungan kakao lebih tinggi dan tetap perhatikan jumlah konsumsinya karena produk cokelat dapat mengandung gula serta kalori cukup tinggi.

Perpaduan cokelat hitam dan almond juga menawarkan tekstur serta rasa yang saling melengkapi.

5. Kunyit dan lada hitam

Kunyit memiliki kandungan kurkumin, senyawa alami yang banyak diteliti karena sifat antioksidannya.

Sementara itu, lada hitam mengandung piperin yang dapat meningkatkan ketersediaan kurkumin bagi tubuh.

Keduanya sering dipadukan dalam masakan. Meski demikian, manfaat kombinasi tersebut sebaiknya dipahami sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan, bukan sebagai pengobatan untuk penyakit tertentu.

6. Telur dan alpukat

Telur merupakan salah satu sumber kolin, nutrisi yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi saraf.

Sementara alpukat menyediakan lemak tak jenuh tunggal serta sejumlah vitamin dan mineral.

Kombinasi telur dan alpukat dapat menjadi menu sarapan yang praktis sekaligus mengenyangkan. Keduanya dapat disantap bersama roti gandum, salad, atau makanan pendamping lainnya.

7. Teh hijau dan lemon

Teh hijau mengandung katekin dan L-theanine. Katekin merupakan senyawa antioksidan, sedangkan L-theanine kerap dikaitkan dengan kondisi relaksasi dan kewaspadaan.

Menambahkan lemon ke dalam teh hijau memberikan asupan vitamin C dan dapat membantu mempertahankan ketersediaan sebagian senyawa antioksidan teh.

Minuman ini dapat dinikmati sebagai alternatif minuman rendah kalori, terutama jika tidak ditambahkan gula secara berlebihan.

8. Buah beri dan Greek yogurt

Beragam jenis buah beri mengandung antioksidan serta serat yang baik untuk pola makan sehat.

Greek yogurt, di sisi lain, menyediakan protein dan dapat mengandung kultur bakteri hidup yang mendukung kesehatan saluran pencernaan, tergantung pada produknya.

Kombinasi buah beri dan Greek yogurt bisa dijadikan sarapan ringan atau camilan. Untuk pilihan yang lebih sehat, gunakan yogurt tanpa tambahan gula berlebihan.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan otak tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan. Pola makan yang beragam dan seimbang, disertai aktivitas fisik, tidur cukup, serta gaya hidup sehat, tetap menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi tubuh dan otak.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho