JawaPos.com – Paparan polusi menjadi salah satu hal yang sulit dihindari, terutama bagi orang yang memiliki banyak aktivitas di luar ruangan. Selain mengganggu kesehatan tubuh, paparan berbagai polutan juga dapat berdampak pada kondisi kulit.
Kulit yang sering terpapar polusi dapat mengalami berbagai masalah, seperti iritasi, peradangan, jerawat, hingga tanda-tanda penuaan. Wajah juga dapat terlihat lebih kusam ketika tidak dirawat dengan baik.
Karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan kulit menjadi bagian penting dari rutinitas sehari-hari. Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga kondisi kulit tetap sehat.
Dilansir dari Alodokter dan Halodoc, berikut lima cara yang dapat dilakukan untuk membantu merawat kulit kusam akibat paparan polusi.
Baca Juga: Kulitnya Lembut, Isinya Pedas Gurih, Ini Resep Panada Sosis yang Mudah Dibuat
1. Bersihkan Wajah dengan Lembut
Membersihkan wajah setelah beraktivitas seharian merupakan langkah dasar yang tidak sebaiknya dilewatkan.
Debu, kotoran, sisa tabir surya, dan riasan yang menempel pada kulit perlu dibersihkan agar tidak menumpuk. Namun, hindari membersihkan wajah secara berlebihan atau menggunakan produk yang terlalu keras.
Sabun dengan kandungan yang membuat kulit sangat kering maupun scrub kasar dapat memicu iritasi pada sebagian orang. Pilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan gunakan secara lembut.
2. Kurangi Paparan Asap Rokok
Asap rokok merupakan salah satu sumber polusi yang dapat ditemukan di berbagai lingkungan.
Selain berdampak buruk terhadap kesehatan secara umum, paparan asap rokok juga dapat memengaruhi kondisi kulit dan berkontribusi terhadap proses penuaan kulit.
Jika memungkinkan, hindari berada terlalu lama di area yang dipenuhi asap rokok. Mengurangi paparan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi kulit, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
3. Jangan Lupakan Tabir Surya
Polusi bukan satu-satunya faktor lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan kulit. Paparan sinar ultraviolet juga perlu diperhatikan ketika beraktivitas pada siang hari.
Gunakan tabir surya dengan SPF yang sesuai dan aplikasikan secara rutin, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan. Tabir surya membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan meningkatkan risiko kerusakan kulit dalam jangka panjang.
Agar perlindungannya optimal, penggunaan tabir surya sebaiknya disesuaikan dengan petunjuk pada produk dan aktivitas yang dilakukan.
4. Perbanyak Makanan Bergizi
Perawatan kulit tidak hanya dilakukan dari luar. Asupan makanan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan kulit.
Usahakan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, termasuk buah dan sayuran yang menyediakan berbagai vitamin serta senyawa antioksidan.
Selain itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi. Minum air yang cukup membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, meskipun kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung aktivitas dan kondisi masing-masing.
5. Pertimbangkan Penggunaan Serum
Serum dapat menjadi tambahan dalam rutinitas perawatan kulit, terutama jika ingin mengatasi kebutuhan tertentu seperti hidrasi atau membantu membuat warna kulit tampak lebih merata.
Beberapa bahan yang sering ditemukan dalam produk serum antara lain vitamin C, niacinamide atau vitamin B3, asam ferulat, dan resveratrol.
Penggunaan serum sebaiknya disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit. Tidak perlu menggunakan banyak produk sekaligus karena kombinasi bahan aktif tertentu dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.
Pada dasarnya, kulit kusam akibat paparan lingkungan tidak selalu bisa diatasi hanya dengan satu produk. Kebiasaan membersihkan wajah, melindungi kulit dari sinar matahari, mengurangi paparan asap rokok, mengonsumsi makanan bergizi, serta menggunakan produk perawatan yang sesuai perlu dilakukan secara konsisten.