← Beranda
Mengenal 4 Jenis Biji Kopi di Dunia, Lengkap dengan Karakteristik Uniknya
Alberta Dionny NatanuelJumat, 11 September 2026 | 05.45 WIB
Foto tumpukan biji kopi (Pexels)

 

JawaPos.com - Dari berbagai macam minuman, kopi menjadi satu jenis minuman yang paling umum ditemukan dan diminum oleh semua orang. Berkat modernisasi dan dunia industri, kita juga bisa menikmati kopi dalam keadaan apa pun, bahkan lebih mudah pula untuk menyajikannya. 

Ternyata, ada berbagai macam jenis biji kopi yang memiliki karakteristik tertentu. Bahkan biji kopi tertentu memiliki cara yang lebih rumit untuk disajikan. Akibatnya ada mereka yang memiliki preferensi terhadap satu jenis biji kopi. 

Semua jenis kopi ini dapat ditemukan di toko, pasar, hingga internet. Namun, karena beberapa macamnya langka, harga antara satu jenis biji kopi dengan lainnya dapat berbeda jauh. 

Baca Juga: Ungkap Kepribadian dari Kopi yang Kamu Pilih, Beberapa Jenis Kopi Menunjukkan Sisi Penyayangmu

Arabika

Dilansir dari About Coffee, biji kopi arabika berasal dari keturunan pohon-pohon kopi yang ditemukan di Ethiopia. Biji-biji kopi dari pohon ini menciptakan kopi yang ringan namun wangi. 

Biji kopi arabika juga bermacam-macam varietasnya sehingga mudah untuk kita temukan pula. Beberapa diantaranya adalah Bourbon, Caturra, Geisha, Yirgacheffe, dan Typica. 

Kopi ini salah satu yang paling umum ditemukan, diperkirakan 62% produksi kopi di dunia ini adalah biji kopi arabika. Biasanya dikultivasi di Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika Timur dan Asia. 

Dilansir dari The Bean Works, rasa mereka tergantung dengan dimana perkebunannya dan bagaimana biji tersebut diproses. Biji kopi ini pada umumnya memiliki rasa yang ringan, aromatik dan tidak begitu pahit. 

Robusta

Dilansir dari Cafe Direct, biji kopi ini adalah jenis biji kopi paling banyak diproduksi kedua di dunia. Biji kopi ini berasal dari region Afrika sub-sahara. Sekitar 38% persen produksi biji kopi di dunia adalah biji kopi robusta. 

 

Jenis biji kopi ini dapat tumbuh lebih baik di area beriklim panas yang jarang hujan. Seperti Afrika Barat, Asia Tenggara, dan Brazil.

Dilansir dari Nescafe, kopi robusta memiliki rasa yang lebih kuat, bahkan terlalu tajam untuk beberapa orang. Ia juga memiliki tingkat kafein yang lebih tinggi, sehingga pohonnya pun menjadi lebih kuat daripada arabika. Itu disebabkan oleh kafein didalamnya berfungsi sebagai pengusir hama alami. 

Pohon kopi arabika lebih mudah untuk ditanam dan dikultivasi, sehingga menjadi pilihan pertama para petani kopi. 

Baca Juga: Mengungkap Karakteristik Seseorang Berdasarkan Jenis Kopi Kesukaannya, Anda yang Mana?

Liberika

Biji kopi jenis ini salah satu biji kopi yang unik dan sulit untuk dicari. Ia berasal dari Liberia, dan memiliki bentuk biji yang tidak beraturan. Biji kopi ini hanya mencapai 2% dari produksi kopi dunia. 

Kisah uniknya adalah pada abad ke 19, perkebunan kopi setempat mengalami serangan jamur dan menghabiskan seluruh pohon kopi arabika. Akibatnya, orang-orang setempat mulai menggunakan liberika sebagai pengganti arabika. 

Biji kopi ini biasanya dicampurkan dengan biji kopi lain, dan jarang untuk dijual terpisah. Biasanya dapat ditemukan di Asia Tenggara, Kosta Rika, Ethiopia, Brazil dan Kolombia. 

Ia memiliki rasa yang dalam, woody dan bahkan tajam. Karena itu, sangat jarang untuk orang-orang meminumnya pada pagi hari. 

Excelsa

Biji kopi ini berasal dari Afrika Barat, namun lebih sering dikultivasi di Asia Tenggara. Secara teknis biji kopi ini diklasifikasikan sebagai biji kopi liberika. Namun industri kopi masih memperdebatkannya. 

Biji kopi excelsa memiliki lapisan lendir yang lebih tebal daripada arabika, sehingga memerlukan teknik penyangraian khusus untuk menghasilkan biji kopi berkualitas terbaik. 

Kopi excelsa biasanya memiliki rasa seperti buah yang kecut. Dan biji kopi ini lebih sering ditemukan dalam produk campuran kopi untuk memberikan rasa yang mendalam. 

Baca Juga: Solusi Menikmati Minuman Kopi Tanpa Takut Menimbulkan Sakit Perut, Berikut Jenis Kopinya!

EDITOR: Candra Mega Sari