← Beranda
Jangan Digaruk Terus, Ini 5 Cara Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Rabbany WanadrianiSelasa, 8 September 2026 | 17.18 WIB
ilustrasi orang dengan kulit kepala gatal. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Rasa gatal pada kulit kepala merupakan keluhan yang cukup umum dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari ketombe, kulit kepala kering, hingga masalah kulit seperti eksim.

Perubahan cuaca juga dapat memengaruhi kondisi kulit kepala. Udara yang terlalu kering atau perubahan kelembapan dapat mengganggu keseimbangan alami kulit sehingga memicu rasa kering dan gatal.

Selain menggunakan produk perawatan kulit kepala, sejumlah bahan rumahan kerap digunakan untuk membantu meredakan keluhan tersebut.

Dilansir dari English Jagran, berikut beberapa bahan alami yang disebut dapat membantu merawat kulit kepala yang terasa gatal.

Baca Juga: Cuma Pakai Bahan Sederhana, 5 Scrub Alami Ini Bisa Bantu Angkat Sel Kulit Mati

1. Air perasan lemon

Lemon mengandung senyawa yang memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Karena itu, air perasan lemon kerap digunakan sebagai salah satu perawatan rumahan untuk membantu menjaga kebersihan kulit kepala.

Jika ingin mencobanya, gunakan sedikit air perasan lemon dan aplikasikan secara tipis pada kulit kepala. Diamkan sekitar 15 menit, kemudian bilas hingga bersih.

Namun, lemon memiliki sifat asam yang dapat menimbulkan rasa perih atau iritasi pada sebagian orang. Sebaiknya lakukan uji pada area kulit yang kecil terlebih dahulu dan hentikan penggunaan jika muncul reaksi negatif.

2. Soda kue

Soda kue juga dikenal sebagai salah satu bahan yang digunakan dalam perawatan kulit kepala rumahan. Bahan ini dipercaya memiliki sifat antimikroba dan dapat membantu mengangkat sel kulit mati.

Untuk penggunaannya, campurkan sekitar dua hingga tiga sendok makan soda kue dengan air hingga membentuk pasta. Oleskan secara tipis pada kulit kepala, kemudian diamkan selama kurang lebih 10 menit sebelum dibilas.

Penggunaan soda kue perlu dilakukan dengan hati-hati karena sifatnya dapat mengganggu lapisan pelindung alami kulit dan menyebabkan iritasi atau kekeringan pada sebagian orang.

3. Cuka sari apel

Cuka sari apel sering digunakan sebagai bahan perawatan kulit kepala karena sifat asamnya. Bahan ini dipercaya dapat membantu membersihkan kulit kepala sekaligus mengangkat penumpukan sel kulit mati.

Untuk menggunakannya, cuka sari apel sebaiknya diencerkan terlebih dahulu dengan air. Setelah itu, aplikasikan secukupnya pada kulit kepala dan bilas hingga bersih.

Jangan menggunakan cuka sari apel dalam kondisi murni karena dapat menyebabkan rasa terbakar atau iritasi. Hindari pula penggunaannya pada kulit kepala yang sedang terluka.

4. Campuran yogurt dan telur

Yogurt dan telur dapat menjadi pilihan perawatan rumahan untuk rambut dan kulit kepala. Yogurt mengandung asam laktat, sedangkan telur memiliki kandungan protein yang dapat membantu memberikan nutrisi pada rambut.

Cara membuatnya cukup sederhana. Campurkan satu sendok makan yogurt dengan satu butir telur, lalu aduk hingga merata. Aplikasikan campuran tersebut pada kulit kepala dan rambut, kemudian diamkan sekitar 15 menit sebelum dicuci hingga bersih.

Jika memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap telur maupun produk susu, sebaiknya hindari metode ini.

5. Tea tree oil

Tea tree oil dikenal memiliki kandungan yang bersifat antimikroba dan antiinflamasi. Karena itu, minyak esensial ini sering digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit dan rambut.

Namun, tea tree oil tidak sebaiknya digunakan langsung dalam konsentrasi tinggi pada kulit kepala karena dapat menyebabkan iritasi.

Jika ingin menggunakannya, campurkan beberapa tetes tea tree oil dengan carrier oil terlebih dahulu. Setelah itu, aplikasikan sedikit pada kulit kepala dan pijat secara perlahan.

Jika muncul rasa terbakar, kemerahan, atau gatal yang semakin parah, segera hentikan pemakaian.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho