JawaPos.com – Memiliki kulit wajah yang sehat tidak hanya bergantung pada pemilihan produk skincare. Kebiasaan sehari-hari juga turut menentukan kondisi skin barrier atau lapisan pelindung kulit.
Skin barrier berfungsi sebagai benteng yang membantu melindungi kulit dari berbagai faktor eksternal, seperti polusi, bakteri, bahan kimia, serta menjaga kelembapan kulit. Ketika lapisan ini mengalami gangguan, kulit dapat menjadi lebih kering, sensitif, mudah mengalami iritasi, hingga rentan muncul masalah seperti jerawat dan peradangan.
Sayangnya, sejumlah kebiasaan yang dilakukan sehari-hari justru dapat melemahkan fungsi pelindung tersebut tanpa disadari.
Dilansir dari Hello Sehat dan Halodoc, terdapat beberapa kebiasaan yang sebaiknya diperhatikan karena berpotensi mengganggu kesehatan skin barrier. Berikut lima di antaranya.
Baca Juga: Orang Tua Gila Kerja Tanpa Sadar Membentuk 8 Kebiasaan dalam Diri Sang Anak sampai Mereka Dewasa
1. Terlalu Sering Melakukan Eksfoliasi
Eksfoliasi memang dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kotoran yang menumpuk di permukaan kulit. Namun, jika dilakukan terlalu sering atau menggunakan produk yang terlalu keras, manfaat tersebut justru dapat berubah menjadi masalah.
Eksfoliasi berlebihan dapat mengikis lapisan pelindung alami kulit sehingga kelembapannya lebih mudah hilang. Akibatnya, wajah dapat terasa kering, kasar, perih, bahkan mengalami pengelupasan.
Risiko tersebut juga dapat meningkat ketika seseorang menggunakan scrub dengan butiran kasar, produk eksfoliasi dengan konsentrasi bahan aktif tinggi, atau terlalu sering mencuci wajah menggunakan pembersih yang keras.
2. Membiarkan Kulit Terpapar Polusi
Aktivitas sehari-hari membuat kulit tidak terlepas dari paparan polusi udara. Padahal, polutan dapat memberikan tekanan pada kondisi kulit dan memicu terjadinya peradangan.
Paparan polusi secara terus-menerus juga berpotensi mengganggu keseimbangan mikroorganisme yang terdapat pada kulit. Jika tidak diimbangi dengan perawatan yang tepat, kondisi tersebut dapat membuat skin barrier menjadi lebih rentan mengalami gangguan.
Karena itu, menjaga kebersihan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mempertahankan kondisi kulit.
3. Kurang Tidur
Kebiasaan tidur terlalu larut atau tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup ternyata juga dapat berdampak pada kesehatan kulit.
Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan kulit dalam mempertahankan kelembapan. Ketika kadar air kulit berkurang, lapisan pelindungnya dapat menjadi lebih lemah sehingga kulit lebih mudah mengalami kekeringan dan iritasi.
Selain itu, waktu istirahat yang tidak mencukupi juga berkaitan dengan proses pemulihan kulit serta respons peradangan tubuh. Oleh sebab itu, menjaga pola tidur yang cukup tidak hanya penting bagi kebugaran, tetapi juga dapat membantu mempertahankan kesehatan kulit.
4. Melewatkan Penggunaan Pelembap
Kulit berminyak sering kali membuat seseorang enggan menggunakan pelembap karena khawatir wajah terasa semakin lengket. Padahal, kulit berminyak tetap membutuhkan hidrasi.
Pelembap membantu menjaga kadar air sekaligus mendukung fungsi lapisan pelindung kulit. Ketika kulit tidak mendapatkan kelembapan yang cukup, kondisi skin barrier dapat menjadi lebih mudah terganggu, terlebih ketika kulit juga sering terpapar sinar matahari, polusi, atau produk eksfoliasi.
Karena itu, pemilik kulit berminyak sekalipun sebaiknya tetap menggunakan pelembap yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit.
5. Merokok dan Mengonsumsi Alkohol Berlebihan
Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga perlu diperhatikan jika ingin menjaga kesehatan kulit. Keduanya dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi tubuh secara keseluruhan, yang pada akhirnya dapat turut memengaruhi kesehatan kulit.
Kebiasaan tersebut dapat membuat kulit terlihat kurang sehat dan berpotensi mengganggu kemampuannya dalam mempertahankan kondisi yang optimal.
Mengurangi atau menghindari rokok serta membatasi konsumsi alkohol menjadi langkah yang lebih baik untuk mendukung kesehatan tubuh sekaligus kulit.