JawaPos.com – Keramas menjadi salah satu rutinitas yang dilakukan untuk menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala. Namun, mencuci rambut terlalu sering ternyata tidak selalu memberikan manfaat bagi kesehatan rambut.
Rambut dan kulit kepala secara alami menghasilkan minyak atau sebum yang berfungsi menjaga kelembapan sekaligus memberikan perlindungan. Kebiasaan keramas setiap hari dapat membuat minyak alami tersebut ikut terangkat sehingga rambut berisiko menjadi lebih kering dan mudah rapuh.
Salah satu pola yang disebut dapat membantu menjaga keseimbangan minyak alami rambut adalah keramas setiap tiga hari sekali. Jeda tersebut memberikan kesempatan bagi minyak alami untuk tetap berada di kulit kepala dan membantu menjaga kondisi rambut.
Di sisi lain, keramas tetap diperlukan untuk membersihkan kotoran, minyak berlebih, sisa produk penataan rambut, serta menjaga kulit kepala agar tetap nyaman.
Baca Juga: Tak Cukup Hanya Keramas, Ini 6 Cara Merawat Kulit Kepala dari Ketombe
Dilansir dari English Jagran, berikut empat alasan keramas tiga hari sekali dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kesehatan rambut.
1. Membantu Menjaga Minyak Alami Rambut
Kulit kepala secara alami memproduksi minyak yang berperan dalam menjaga rambut tetap lembap dan terlindungi.
Memberikan jeda beberapa hari sebelum keramas dapat membantu mempertahankan minyak tersebut. Sebaliknya, terlalu sering mencuci rambut berpotensi menghilangkan minyak alami secara berlebihan sehingga kulit kepala terasa kering dan rambut menjadi lebih mudah rapuh.
2. Membantu Mengontrol Penumpukan Produk Rambut
Penggunaan serum, gel, hairspray, maupun produk penataan lainnya dapat meninggalkan residu pada rambut dan kulit kepala.
Jika rambut terlalu jarang dibersihkan, sisa produk tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan kulit kepala terasa tidak nyaman. Karena itu, keramas secara teratur tetap dibutuhkan untuk membersihkan residu yang menempel.
Jeda keramas yang sesuai dapat membantu menemukan keseimbangan antara menjaga minyak alami dan membersihkan sisa produk perawatan rambut.
3. Mengurangi Risiko Kerusakan Rambut
Terlalu sering keramas dapat membuat rambut lebih sering mengalami paparan air, sampo, gesekan saat mencuci, hingga proses pengeringan.
Rangkaian aktivitas tersebut dapat memberikan tekanan pada batang rambut, terutama jika dilakukan dengan cara yang terlalu kasar. Mengurangi frekuensi keramas dapat memberi rambut jeda dari berbagai proses tersebut.
Selain frekuensi keramas, cara mencuci dan mengeringkan rambut juga berperan penting dalam menjaga rambut agar tidak mudah rusak.
4. Membantu Mencegah Rambut Menjadi Terlalu Kering
Keramas pada dasarnya membantu mengangkat minyak dan kotoran yang berlebihan dari kulit kepala. Namun, jika dilakukan terlalu sering, minyak alami yang sebenarnya dibutuhkan rambut juga dapat ikut hilang.
Keramas dengan jeda yang cukup dapat membantu menciptakan keseimbangan antara membersihkan kulit kepala dan mempertahankan kelembapan alami rambut.
Meski demikian, kebutuhan keramas setiap orang tidak selalu sama. Jenis rambut, kondisi kulit kepala, aktivitas sehari-hari, produksi minyak, serta penggunaan produk rambut dapat memengaruhi seberapa sering seseorang perlu mencuci rambut.
Jadi, keramas tiga hari sekali bisa menjadi salah satu pilihan, tetapi bukan aturan mutlak yang berlaku untuk semua orang. Yang terpenting adalah menyesuaikan frekuensi keramas dengan kondisi rambut dan kulit kepala masing-masing.