← Beranda
12 Hewan Masuk Rumah Diyakini Jadi Tanda Datangnya Rezeki, Mitos atau Fakta? Ini Penjelasannya
Elista Ita YustikaRabu, 2 September 2026 | 22.57 WIB
Kehadiran hewan di dalam rumah kerap dikaitkan dengan berbagai mitos tentang rezeki dan keberuntungan. (magnific.com)

JawaPos.com – Pernahkah Anda menemukan seekor kupu-kupu tiba-tiba masuk ke dalam rumah? 

Atau mungkin kucing liar datang dan memilih duduk di teras rumah?

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, kejadian seperti itu terkadang tidak dianggap sebagai peristiwa biasa. 

Sejak dahulu, terdapat berbagai kepercayaan yang mengaitkan kehadiran hewan tertentu dengan datangnya rezeki, keberuntungan, hingga kabar baik.

Kucing, kupu-kupu, capung, burung, katak, bahkan jangkrik dipercaya memiliki makna tersendiri apabila tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Kepercayaan tersebut berkembang secara turun-temurun dan menjadi bagian dari cerita rakyat di berbagai daerah. 

Namun, benarkah hewan yang masuk ke rumah dapat menjadi pertanda datangnya rezeki?

Bagaimana pula pandangan Islam mengenai kepercayaan tersebut?

Dilansir dari akun YouTube mazensa, Rabu (2/9), berikut penjelasannya.

Kepercayaan terhadap Hewan Pembawa Rezeki Sudah Lama Berkembang

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. 

Bersamaan dengan itu, berbagai kepercayaan tradisional juga berkembang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Salah satu yang cukup populer adalah kepercayaan mengenai hewan yang dianggap membawa pertanda tertentu.

Sebagian orang meyakini kehadiran hewan tertentu sebagai tanda baik. 

Sementara hewan lain dianggap membawa kabar buruk, kesialan, atau bahkan musibah.

Berikut beberapa hewan yang dalam sejumlah kepercayaan masyarakat sering dikaitkan dengan datangnya rezeki dan keberuntungan ketika masuk ke rumah.

1. Kucing

Kucing menjadi salah satu hewan yang paling sering dikaitkan dengan keberuntungan.

Dalam kepercayaan tertentu, kucing liar yang datang ke rumah dianggap sebagai pertanda akan datangnya rezeki. 

Karena itu, sebagian orang memilih memberikan makanan kepada kucing yang datang.

Terlepas dari berbagai mitos tersebut, memberikan makanan kepada hewan memang merupakan perbuatan baik.

Dalam ajaran Islam, manusia juga dianjurkan untuk menyayangi dan memperlakukan hewan dengan baik.

Namun, kedatangan seekor kucing tidak dapat dipastikan sebagai tanda bahwa seseorang akan segera mendapatkan uang atau rezeki dalam jumlah tertentu.

Bisa saja kucing tersebut datang karena mencium aroma makanan atau mencari tempat yang nyaman.

2. Kelelawar

Kelelawar yang masuk ke dalam rumah juga memiliki beragam penafsiran dalam kepercayaan masyarakat.

Ada yang meyakini kelelawar kecil yang masuk dan terbang berputar menjadi pertanda akan datangnya kabar baik atau keberuntungan.

Sebaliknya, dalam kepercayaan lain, kehadiran kelelawar dalam jumlah banyak justru dianggap sebagai pertanda buruk.

Padahal, dari sudut pandang ilmiah, kelelawar dapat masuk ke suatu bangunan karena mencari tempat berlindung, makanan, atau tanpa sengaja menemukan akses menuju bagian dalam rumah.

Karena itu, berbagai penafsiran mengenai rezeki dan kesialan tersebut lebih tepat disebut sebagai bagian dari kepercayaan masyarakat.

3. Kupu-Kupu

Kupu-kupu juga kerap menjadi bagian dari cerita mengenai pertanda kedatangan tamu.

Di sejumlah daerah, kupu-kupu yang masuk ke dalam rumah dipercaya sebagai tanda bahwa pemilik rumah akan kedatangan seseorang.

Bahkan, warna kupu-kupu terkadang ikut dikaitkan dengan makna tertentu.

Ada yang menganggap kupu-kupu berwarna cerah sebagai pertanda baik, sedangkan kupu-kupu berwarna gelap dianggap membawa kabar yang kurang menyenangkan.

Namun, tidak ada dasar ilmiah yang membuktikan bahwa warna kupu-kupu dapat menentukan apakah seseorang akan mendapatkan keberuntungan atau musibah.

Secara alami, kupu-kupu dapat tertarik pada cahaya, tumbuhan, maupun lingkungan tertentu.

4. Capung

Hewan berikutnya yang kerap dikaitkan dengan pertanda keberuntungan adalah capung.

Menurut kepercayaan tertentu, capung yang masuk ke dalam rumah pada siang hari dipercaya menjadi tanda datangnya kebahagiaan dan kelancaran rezeki.

Sementara itu, kemunculan capung pada waktu tertentu juga kerap diberikan penafsiran yang berbeda.

Padahal, capung merupakan bagian dari ekosistem dan keberadaannya sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan.

Capung dapat terbang masuk ke rumah secara tidak sengaja atau karena mengikuti arah cahaya dan jalur terbangnya.

5. Burung

Burung yang masuk ke rumah menjadi salah satu kejadian yang sering dianggap memiliki arti khusus.

Beberapa jenis burung, seperti burung gereja atau perkutut, bahkan sering dikaitkan dengan datangnya rezeki.

Dalam tradisi tertentu, burung yang masuk ke rumah dianggap membawa kabar baik.

Namun, terdapat pula kepercayaan yang memberikan makna berbeda apabila burung masuk pada malam hari.

Dalam pandangan yang lebih rasional, burung bisa masuk ke dalam rumah karena kehilangan arah, mencari perlindungan, atau menemukan jalan masuk melalui jendela dan pintu yang terbuka.

6. Katak

Katak juga menjadi salah satu hewan yang dalam beberapa kepercayaan dikaitkan dengan kesuburan dan kemakmuran.

Jika seekor katak masuk ke dalam rumah, sebagian orang menganggapnya sebagai pertanda baik.

Sebenarnya, katak cenderung hidup di lingkungan yang lembap dan dekat dengan sumber air. 

Hewan ini dapat masuk ke rumah ketika kondisi lingkungan mendukung atau mencari tempat berlindung.

Karena itu, kehadirannya lebih dapat dijelaskan berdasarkan perilaku alaminya dibandingkan sebagai tanda pasti datangnya rezeki.

7. Tawon

Tawon mungkin bukan hewan yang diharapkan masuk ke dalam rumah.

Serangga ini bahkan perlu diwaspadai karena dapat menyengat apabila merasa terancam.

Meski demikian, terdapat kepercayaan bahwa tawon yang masuk ke rumah dan hinggap di tempat tertentu merupakan pertanda datangnya rezeki.

Kepercayaan tersebut tentu menjadi bagian dari tradisi masyarakat dan tidak memiliki dasar yang dapat menjamin seseorang akan memperoleh keberuntungan.

Jika menemukan sarang tawon di rumah, masyarakat justru perlu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

8. Belalang

Belalang, khususnya yang berwarna hijau, dalam sejumlah kepercayaan dianggap memiliki hubungan dengan kemakmuran.

Warna hijau sering diasosiasikan dengan kehidupan, pertumbuhan, dan harapan.

Karena itu, belalang hijau yang masuk ke rumah terkadang dipercaya sebagai pertanda seseorang akan segera bangkit dari keterpurukan.

Sementara belalang dengan warna lain juga memiliki penafsiran tersendiri.

Namun, makna tersebut merupakan hasil dari penafsiran manusia. 

Belalang sendiri masuk ke suatu tempat karena berbagai faktor alami, termasuk lingkungan dan sumber makanan.

9. Ayam Jago

Ayam jago yang tiba-tiba masuk ke halaman atau rumah seseorang juga dapat dianggap sebagai kejadian yang tidak biasa.

Dalam kepercayaan tertentu, ayam jago yang berkokok di rumah orang lain dipercaya membawa pertanda datangnya rezeki atau kehormatan.

Padahal, ayam dapat berkeliaran cukup jauh dari tempat asalnya.

Hewan tersebut mungkin masuk karena mencari makanan atau terlepas dari pemiliknya.

10. Tokek

Tokek menjadi salah satu hewan yang paling banyak dikaitkan dengan berbagai kepercayaan di Indonesia.

Ada yang menganggap tokek membawa keberuntungan, terutama apabila hewan tersebut mengeluarkan suara dalam jumlah tertentu.

Namun, tidak sedikit pula mitos yang mengaitkan tokek dengan hal-hal mistis.

Padahal, tokek merupakan hewan yang memiliki perilaku alami dan suara khas untuk berkomunikasi.

Jumlah suara yang dikeluarkan tokek tentu tidak dapat dijadikan patokan mengenai jumlah rezeki yang akan diperoleh seseorang.

11. Lalat Putih

Dalam sejumlah cerita yang berkembang di masyarakat, lalat berwarna putih dipercaya membawa pertanda perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Kepercayaan ini cukup menarik karena lalat pada umumnya justru dianggap sebagai hewan yang mengganggu.

Meski demikian, tidak terdapat dasar yang membuktikan bahwa kemunculan serangga dengan warna tertentu dapat menentukan perubahan kondisi ekonomi seseorang.

Rezeki manusia tentu tidak datang hanya karena kehadiran seekor hewan di dalam rumah.

12. Jangkrik

Hewan terakhir yang sering dikaitkan dengan keberuntungan adalah jangkrik.

Sebagian masyarakat meyakini jangkrik yang masuk ke rumah dapat menjadi pertanda bahwa pemilik rumah akan mendapatkan banyak teman atau hubungan sosial yang baik.

Suara jangkrik memang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama pada malam hari.

Namun, seperti hewan-hewan lainnya, keberadaan jangkrik memiliki penjelasan berdasarkan perilaku dan habitat alaminya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho