JawaPos.com – Tren kecantikan Korea Selatan terus menarik perhatian, salah satunya melalui tampilan kulit yang terlihat sehat, lembap, halus, dan bercahaya.
Istilah glass skin kemudian populer untuk menggambarkan kondisi kulit yang tampak sangat terhidrasi sehingga terlihat bening dan berkilau seperti permukaan kaca. Tampilan ini banyak terlihat pada selebritas Korea dan menjadi inspirasi rutinitas perawatan kulit bagi banyak orang.
Namun, mendapatkan kulit sehat tidak harus selalu dilakukan dengan produk mahal. Konsistensi menjalankan rutinitas dasar, memilih produk yang sesuai kondisi kulit, serta melindungi wajah dari paparan sinar matahari justru menjadi hal yang lebih penting.
Dilansir dari English Jagran, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan untuk membantu mendapatkan tampilan kulit glowing ala Korea.
Baca Juga: Jika Anda Ingin Menumbuhkan Rasa Persaudaraan yang Kuat pada Anak-Anak Anda, Lakukan 6 Tips Ini
1. Mulai dengan Double Cleansing
Membersihkan wajah menjadi tahap awal yang tidak boleh dilewatkan. Dalam rutinitas skincare Korea, metode double cleansing dilakukan untuk membersihkan wajah secara lebih menyeluruh.
Tahap pertama dapat menggunakan pembersih berbasis minyak untuk membantu mengangkat sunscreen, makeup, dan kotoran yang larut dalam minyak. Setelah itu, lanjutkan dengan pembersih berbasis air untuk membersihkan sisa kotoran dari permukaan kulit.
Meski demikian, pilih pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit agar wajah tidak terasa kering atau tertarik setelah dicuci.
2. Utamakan Hidrasi
Kulit yang terlihat kenyal dan bercahaya membutuhkan kelembapan yang cukup. Setelah membersihkan wajah, gunakan produk yang berfungsi memberikan hidrasi, seperti toner atau essence yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
Produk dengan kandungan pelembap dapat membantu menjaga kadar air pada lapisan kulit sehingga wajah terasa lebih nyaman dan tampak lebih segar.
Tidak perlu menggunakan terlalu banyak produk sekaligus. Fokus pada formula yang cocok dan gunakan secara konsisten.
3. Tambahkan Serum
Serum dapat digunakan untuk memberikan perawatan yang lebih spesifik sesuai permasalahan kulit. Beberapa bahan yang umum ditemukan dalam produk serum antara lain hyaluronic acid, niacinamide, dan vitamin C.
Hyaluronic acid dikenal sebagai bahan humektan yang membantu menarik air ke kulit. Sementara itu, niacinamide dan vitamin C sering digunakan dalam produk yang ditujukan untuk membantu membuat warna kulit terlihat lebih merata dan cerah.
Pemilihan serum sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit. Tidak semua orang membutuhkan banyak bahan aktif dalam satu rutinitas.
4. Lakukan Eksfoliasi Secara Teratur
Sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat permukaan wajah terlihat kusam. Eksfoliasi dapat menjadi bagian dari rutinitas untuk membantu memperbaiki tampilan tekstur kulit.
Eksfoliator berbahan kimia seperti AHA atau BHA dapat menjadi pilihan, terutama jika digunakan sesuai petunjuk dan toleransi kulit.
Tidak perlu melakukan eksfoliasi terlalu sering. Bagi sebagian orang, satu hingga dua kali dalam seminggu sudah cukup. Jika kulit terasa perih, kemerahan, atau mengalami iritasi, frekuensinya sebaiknya dikurangi atau dihentikan sementara.
5. Kunci dengan Pelembap dan Sunscreen
Setelah menggunakan produk perawatan, aplikasikan pelembap untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit. Tekstur pelembap dapat dipilih berdasarkan jenis dan kebutuhan kulit, misalnya formula gel yang terasa ringan atau krim yang lebih kaya.
Pada pagi dan siang hari, jangan lupa menggunakan sunscreen. Perlindungan dari paparan sinar ultraviolet merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan kulit sekaligus membantu mencegah berbagai masalah akibat paparan matahari.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, gunakan sunscreen sesuai petunjuk pemakaian dan aplikasikan kembali bila diperlukan, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan.
Pada akhirnya, konsep glass skin lebih baik dipahami sebagai gambaran kulit yang sehat, terhidrasi, dan terawat, bukan kulit yang benar-benar bebas pori-pori. Pori-pori merupakan bagian normal dari kulit, sehingga tidak realistis mengharapkan wajah terlihat tanpa pori sama sekali.