JawaPos.com - Menjaga daya tahan tubuh menjadi salah satu bagian penting ketika tubuh sedang menghadapi infeksi seperti pilek atau flu. Selain beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan, asupan makanan bergizi juga dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa pemulihan.
Sejumlah bahan makanan mengandung vitamin, mineral, antioksidan, maupun senyawa lain yang dapat mendukung kerja sistem kekebalan tubuh. Namun, makanan bukan pengganti pengobatan medis dan sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Dilansir dari English Jagran, berikut lima makanan yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung sistem imun ketika tubuh mengalami pilek, flu, atau demam.
Baca Juga: Bukan Cuma untuk Kenyang, 5 Makanan Ini Punya Nutrisi yang Mendukung Suasana Hati
1. Buah citrus
Jeruk, lemon, jeruk nipis, dan kelompok buah citrus lainnya dikenal sebagai sumber vitamin C. Nutrisi tersebut berperan dalam mendukung fungsi normal sistem kekebalan tubuh dan memiliki aktivitas antioksidan.
Mengonsumsi buah citrus dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan vitamin C selama tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup. Buah ini juga bisa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi campuran minuman.
2. Bawang putih
Bawang putih mengandung allicin, yaitu senyawa yang terbentuk ketika bawang putih dihancurkan atau dipotong. Senyawa tersebut banyak diteliti karena memiliki berbagai aktivitas biologis, termasuk sifat antimikroba dan antiinflamasi.
Untuk menambah cita rasa sekaligus kandungan nutrisi, bawang putih dapat digunakan dalam sup, tumisan, atau berbagai masakan lainnya. Konsumsi dalam jumlah wajar lebih dianjurkan dibandingkan menjadikannya sebagai pengganti obat.
3. Jahe
Jahe telah lama digunakan sebagai bahan pangan sekaligus rempah. Kandungan senyawa bioaktif di dalamnya memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Saat sedang kurang enak badan, jahe kerap dikonsumsi sebagai minuman hangat. Sensasi hangatnya dapat terasa menenangkan, terutama ketika tenggorokan terasa tidak nyaman. Meski demikian, jahe bukan obat khusus untuk menurunkan demam atau menyembuhkan flu.
4. Yogurt
Yogurt merupakan salah satu makanan yang mengandung probiotik, terutama pada produk yang mencantumkan kultur bakteri hidup. Probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota di saluran pencernaan.
Kesehatan saluran pencernaan memiliki hubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, yogurt dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi, selama tubuh dapat mentoleransi produk susu dan yogurt yang dipilih memiliki kandungan gula tambahan yang tidak berlebihan.
5. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Rempah berwarna kuning ini dapat digunakan sebagai bumbu masakan maupun diolah menjadi minuman.
Menambahkan kunyit ke dalam makanan bisa menjadi salah satu cara untuk memperkaya variasi asupan. Namun, manfaat kunyit sebaiknya tidak dipahami sebagai pengganti terapi medis, terutama jika seseorang mengalami demam tinggi atau gejala yang semakin berat.
Pada akhirnya, tidak ada satu makanan yang secara instan dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau menyembuhkan flu. Pola makan beragam dan bergizi, istirahat cukup, serta mencukupi kebutuhan cairan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemulihan.