JawaPos.com-Gaya hidup sehat kini semakin ramai diperbincangkan, salah satunya dengan membiasakan diri mengonsumsi real food.
Banyak orang mulai mencoba mengkonsumsi umbi-umbian sampai makanan yang diolah dengan cara dikukus sebagai bagian dari pola makan yang mengutamakan penggunaan real food.
Real food merujuk pada bahan makanan alami yang minim tambahan sintetis dan tidak melalui proses pengolahan yang panjang seperti ultra processed food.
Terlalu sering mengkonsumsi bahan pangan ultra processed food diketahui dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.
Sementara itu mengutip informasi dari laman fithub.id dan rspantinirmala pada (20/08), konsumsi real food dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama karena kandungan seratnya yang tinggi, beberapa bahan makanan real food dapat melindungi jantung dan menurunkan tekanan darah, selanjutnya kandungan antioksidan dapat menjaga kesehatan kulit dan membuat tubuh anda tampak lebih awet muda.
Jika anda ingin memulai untuk hidup sehat melalui makanan, maka mengkonsumsi real food dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, tidak perlu dilakukan secara drastis. Perubahan perlahan justru dapat membuat kebiasaan ini dipertahankan dalam jangka panjang.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mulai membiasakan diri mengkonsumsi real food.
-
Ketahui jenis-jenis real food
Real food yang disarankan dikonsumsi merupakan makanan-makanan alami atau minim proses yang tidak melalui pengolahan panjang (ultra processed food) dan juga tidak mengandung bahan sintetis tambahan. Beberapa contoh dari real food yang dapat dikonsumsi antara lain.
Sayur : selada, tomat, wortel, kacang panjang, sawi, kembang kol, kubis
Buah : pisang, jeruk, alpukat, nangka, mangga, nanas, kelengkeng
Biji dan kacang : chia seed, kuaci, kacang kenari, gandum, kacang almond, mede
Lemak sehat : minyak zaitun, selai kacang tanpa gula, dan mentega
Protein alami : dada ayam, ikan kembung, tahu, tempe
-
Masak sendiri
Mengolah real food akan lebih sehat dan optimal saat dimasak sendiri. Selain itu, anda akan lebih mudah mengontrol bahan-bahan yang akan digunakan. Pilih metode memasak yang sederhana seperti merebus, memanggang, mengukus, atau menumis menggunakan sedikit minyak. Dengan memasak sendiri, anda juga dapat mengurangi penggunaan gula, garam, minyak, dan juga bahan-bahan tambahan lain secara berlebihan.
-
Baca label kemasan dengan tepat
Jika membeli makanan dalam bentuk kemasan, biasakan untuk membaca label pangan dengan teliti. Perhatikan komposisi bahan, kandungan gula, garam, lemak, serta kandungan bahan pengawet. Hal ini perlu diperhatikan karena beberapa makanan yang terlihat sehat seperti sayur, daging, atau makanan berbahan dasar lemak dapat mengandung zat-zat sintetis.
-
Lakukan secara bertahap
Jika anda masih mengkonsumsi ultra processed food dan berpengawet, maka mulailah untuk mengganti bahan pangan tersebut. Misalnya, anda bisa mengganti camilan dari bahan-bahan alami seperti buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian.