← Beranda
Mata Pegal Setelah Seharian di Depan Layar, Atasi dengan 4 Langkah Ini
Rabbany WanadrianiRabu, 19 Agustus 2026 | 23.50 WIB
ilustrasi orang yang kelelahan mata. (freepik)

JawaPos.com – Sulit rasanya menjalani aktivitas sehari-hari tanpa berhadapan dengan layar. Pekerjaan, komunikasi, hiburan, hingga mencari informasi kini banyak dilakukan melalui laptop, ponsel, maupun televisi.

Kebiasaan tersebut membuat waktu menatap layar semakin panjang. Jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup, kondisi ini dapat memicu screen fatigue atau kelelahan akibat penggunaan layar secara berlebihan.

Keluhan yang muncul bisa berupa mata terasa tegang dan kering, sakit kepala, penglihatan yang menjadi kurang jelas, hingga rasa lelah secara mental. Kabar baiknya, beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan tersebut sekaligus menjaga mata tetap sehat.

Dilansir English jagran, berikut empat cara yang dapat dilakukan:

Baca Juga: 8 Tips Mendukung Anak Anda Bila Telah Terjadi Kekerasan di Sekolah Menurut Psikologi, Apa Sajakah?

1. Terapkan aturan 20-20-20

Salah satu cara sederhana untuk memberi kesempatan mata beristirahat adalah menerapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menggunakan perangkat dengan layar, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter.

Kebiasaan ini membantu mata tidak terus-menerus bekerja dalam jarak dekat. Dengan memberikan jeda secara berkala, otot mata memiliki waktu untuk lebih rileks sebelum kembali menatap layar.

2. Sesuaikan posisi dan tampilan layar

Kondisi meja kerja juga dapat memengaruhi kenyamanan mata. Gunakan layar dengan ukuran yang nyaman dan atur tampilan agar tulisan mudah dibaca tanpa harus menyipitkan mata.

Jika ukuran monitor tidak dapat diganti, manfaatkan pengaturan perangkat dengan memperbesar teks atau tampilan. Mode baca atau fitur yang membuat tampilan lebih nyaman juga bisa digunakan, terutama ketika harus membaca dalam waktu lama.

3. Berikan waktu untuk mengendurkan mata

Mata yang sudah bekerja selama berjam-jam membutuhkan waktu untuk rileks. Setelah selesai menggunakan perangkat, Anda dapat melakukan gerakan ringan untuk membantu mengurangi ketegangan.

Salah satunya dengan menutup mata kemudian menggerakkan bola mata secara perlahan ke berbagai arah. Anda juga bisa mengalihkan fokus dari objek dekat ke objek yang lebih jauh selama beberapa detik.

Selain itu, jangan lupa berkedip secara teratur. Setelah berkedip beberapa kali, pejamkan mata selama sekitar 10–15 detik agar mata mendapatkan jeda dari paparan layar.

4. Pastikan waktu tidur cukup

Istirahat tidak hanya dibutuhkan oleh tubuh, tetapi juga oleh mata dan otak. Karena itu, sebaiknya kurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur.

Memberikan jeda dari layar sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur dapat menjadi salah satu kebiasaan yang baik. Pada malam hari, Anda juga bisa menggunakan mode gelap atau pengaturan tampilan yang lebih nyaman bagi mata.

Jika biasanya menghabiskan waktu sebelum tidur dengan menonton video, cobalah menggantinya dengan aktivitas yang tidak membutuhkan layar, seperti mendengarkan podcast atau buku audio.

Dengan mengatur durasi penggunaan layar dan memberikan waktu istirahat yang cukup, mata diharapkan tetap nyaman meski aktivitas sehari-hari tidak bisa lepas dari perangkat digital.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho