JawaPos.com -- Rasa malas merupakan hal yang bisa dialami siapa saja. Dalam kondisi tertentu, seseorang mungkin kehilangan semangat untuk memulai pekerjaan, menunda tugas, atau memilih beristirahat meski masih memiliki banyak aktivitas yang harus diselesaikan.
Menunda pekerjaan sesekali sebenarnya bukan sesuatu yang aneh. Namun, jika kebiasaan tersebut terus berulang, berbagai tugas bisa menumpuk dan akhirnya membuat pekerjaan terasa semakin berat.
Rasa malas juga tidak selalu berarti seseorang tidak memiliki kemauan atau disiplin. Kondisi tersebut terkadang muncul karena jadwal yang terlalu padat, tujuan yang belum jelas, tekanan pikiran, hingga kelelahan fisik dan emosional.
Karena itu, mengubah kebiasaan tidak harus dilakukan secara drastis. Langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat membantu seseorang kembali membangun ritme produktif.
Baca Juga: Ingin Cepat Menyelesaikan Tugas Setelah Diterima? Lakukan 7 Tips Sederhana Ini Menurut Psikologi
Dilansir dari English Jagran, berikut empat strategi yang dapat dicoba untuk mengurangi kebiasaan menunda dan menghadapi rasa malas.
1. Pecah Pekerjaan Menjadi Tugas Kecil
Pekerjaan yang besar sering kali terasa melelahkan bahkan sebelum dimulai. Salah satu cara mengatasinya adalah membagi pekerjaan tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana.
Daripada memikirkan seluruh tugas sekaligus, tentukan satu bagian yang bisa diselesaikan terlebih dahulu. Setelah bagian pertama selesai, lanjutkan ke tahap berikutnya.
Cara ini membuat pekerjaan terasa lebih ringan. Setiap tugas kecil yang berhasil diselesaikan juga dapat memberikan rasa puas dan mendorong seseorang untuk melanjutkan pekerjaan berikutnya.
2. Coba Aturan Lima Menit
Memulai pekerjaan sering menjadi tantangan terbesar. Karena itu, cobalah menggunakan aturan lima menit.
Caranya cukup sederhana. Tentukan satu pekerjaan yang ingin diselesaikan, kemudian berkomitmen untuk mengerjakannya hanya selama lima menit.
Setelah mulai, biasanya pekerjaan terasa tidak seberat yang dibayangkan sebelumnya. Bahkan, seseorang mungkin terdorong untuk melanjutkannya lebih lama setelah berhasil melewati hambatan awal.
3. Bangun Rutinitas yang Teratur
Rutinitas yang konsisten dapat membantu mengurangi kebiasaan menunda. Buatlah jadwal sederhana yang berisi aktivitas utama dan waktu untuk mengerjakannya.
Dengan adanya jadwal, seseorang tidak perlu terus-menerus memikirkan kapan harus memulai sebuah pekerjaan. Aktivitas yang dilakukan pada waktu yang sama secara berulang juga dapat menjadi kebiasaan.
Namun, jadwal sebaiknya dibuat realistis. Jangan memasukkan terlalu banyak kegiatan dalam satu waktu karena justru dapat membuat tubuh dan pikiran semakin terbebani.
4. Jangan Abaikan Waktu Istirahat
Tidak semua rasa malas muncul karena kurangnya motivasi. Tubuh yang terlalu lelah atau pikiran yang terus berada dalam tekanan juga dapat membuat seseorang kesulitan berkonsentrasi dan menyelesaikan pekerjaan.
Karena itu, istirahat merupakan bagian penting dari menjaga produktivitas. Pastikan kebutuhan dasar tubuh tetap terpenuhi, seperti mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan, melakukan aktivitas fisik, serta mendapatkan waktu tidur yang cukup.
Jika tubuh dan pikiran mendapatkan kesempatan untuk memulihkan diri, aktivitas sehari-hari pun dapat terasa lebih mudah dijalani.