JawaPos.com – Kesehatan mental dan emosional seseorang di usia lanjut ternyata sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari yang dijalankan.
Faktor genetik memang berperan, namun pilihan hidup tetap memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan seseorang seiring bertambahnya usia.
Kabar baiknya, kebiasaan yang membantu menjaga ketajaman pikiran ini sebenarnya sederhana dan mudah diterapkan sehari-hari.
Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (14/8), berikut tujuh kebiasaan yang biasa dijalankan orang berusia 70 tahun ke atas untuk tetap tajam mental dan emosionalnya.
1. Terus berusaha mempelajari hal baru
Orang lanjut usia yang tetap tajam pikirannya tidak pernah berhenti memuaskan rasa ingin tahunya sendiri.
Mereka secara rutin memberi tantangan baru bagi otaknya, baik melalui keterampilan maupun hobi tertentu.
Menantang pikiran dengan cara baru membantu memperkuat daya ingat sekaligus menjaga fleksibilitas cara berpikir seseorang.
Belajar hal baru juga tidak hanya bermanfaat bagi otak, tetapi turut meningkatkan rasa percaya diri.
Kegiatan belajar memberikan rasa memiliki tujuan hidup yang jelas bagi seseorang di usia berapa pun.
Pengalaman baru menjadi cara sederhana namun bermakna untuk menjaga pikiran tetap muda dan segar.
2. Mengutamakan hubungan yang bermakna
Orang lanjut usia yang tetap sehat memahami bahwa menjaga hubungan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.
Mereka meluangkan waktu bersama keluarga dan teman karena membawa kebahagiaan serta rasa memiliki tujuan hidup.
Hubungan yang kuat tidak hanya membuat hidup terasa menyenangkan, tetapi juga memberi dukungan di masa sulit.
Memiliki orang yang dapat diandalkan membantu mengurangi rasa kesepian yang berkaitan dengan proses penuaan yang sehat.
Momen kebersamaan sekecil apa pun dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan emosional seseorang.
Hubungan sosial yang terjaga menjadi salah satu fondasi penting bagi kesehatan mental di usia lanjut.
3. Tetap aktif secara fisik
Aktivitas fisik menjadi bagian penting dari proses penuaan yang sehat bagi setiap orang lanjut usia.
Bergerak setiap hari membantu meningkatkan aliran darah ke otak serta menjaga kesehatan kognitif secara keseluruhan.
Tujuannya bukan olahraga berat, melainkan menemukan cara sederhana untuk tetap aktif secara konsisten setiap harinya.
Berkebun, berjalan kaki, berenang, atau menari dapat menjadi pilihan aktivitas yang mudah dilakukan sehari-hari.
Aktivitas fisik apa pun diketahui mampu meningkatkan kesehatan mental serta menurunkan tingkat stres seseorang.
Bergerak aktif juga membantu meningkatkan energi sehingga lebih mudah tetap optimis menjalani kehidupan sehari-hari.
4. Tidak membiarkan diri terlalu stres
Stres merupakan bagian normal dari kehidupan yang dialami oleh siapa pun tanpa terkecuali.
Namun jika dibiarkan menumpuk, stres dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh, termasuk fungsi otak.
Orang lanjut usia dengan ketahanan emosional yang baik mencari cara sehat untuk memproses apa yang dialaminya.
Mereka mungkin berbicara dengan teman terpercaya atau mengikuti kelas yoga untuk meredakan rasa tertekan.
Apa pun metode pereda stres yang dipilih, mereka mampu mengenali tanda kewalahan sejak dini.
Mengatasi stres sejak awal membantu mencegah dampak buruk yang lebih besar di kemudian hari.
5. Menjaga kualitas tidur yang baik
Tidur yang berkualitas menjadi hal penting bagi proses penuaan yang sehat pada setiap orang.
Tidur yang terlalu sedikit maupun terlalu banyak terbukti dapat mempercepat proses penuaan tubuh dan otak.
Menemukan durasi tidur yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan kognitif jangka panjang.
Mereka menjadikan tidur sebagai prioritas utama meski sesekali mengalami malam yang kurang nyenyak.
Orang yang menjaga kebiasaan tidurnya cenderung berpikir lebih jernih serta memiliki pandangan hidup yang lebih positif.
Kualitas tidur yang terjaga menjadi fondasi penting bagi kesehatan mental dan emosional di usia lanjut.
6. Menemukan hal yang membangkitkan semangat setiap hari
Orang yang tetap bersemangat selalu memiliki alasan untuk bangun setiap pagi dengan penuh semangat.
Mereka memiliki hobi atau kegiatan yang memberikan arah serta sesuatu untuk terus diperjuangkan setiap hari.
Menemukan tujuan hidup membantu orang lanjut usia tetap tangguh menghadapi berbagai perubahan besar dalam hidupnya.
Tantangan kesehatan atau rumah yang kosong dapat membuat sebagian orang merasa terputus dari dunia sekitarnya.
Namun kondisi tersebut tidak harus selalu terjadi apabila seseorang tetap menjaga semangat hidupnya.
Kehidupan tetap dapat terasa bermakna di usia berapa pun selama semangat tersebut terus dijaga.
7. Tetap berpikiran terbuka
Orang yang mempertahankan kesehatan kognitifnya di usia 70 tahun belum merasa telah mengetahui segalanya.
Mereka tetap terbuka terhadap ide baru serta berbagai sudut pandang yang mungkin muncul dalam hidupnya.
Kesediaan untuk beradaptasi ini membantu menjaga fleksibilitas pikiran serta emosi seseorang seiring bertambahnya usia.
Alih-alih terus memikirkan masa lalu, mereka lebih memilih fokus pada pengalaman baru yang dihadapinya.
Pertumbuhan sepanjang hidup selalu berasal dari kesediaan seseorang untuk tetap terbuka terhadap perubahan.
Sikap terbuka ini menjadi fondasi penting bagi kesehatan mental dan emosional yang tetap terjaga.
***