JawaPos.com - Perubahan warna pada kulit leher dapat terjadi karena berbagai faktor. Paparan sinar matahari, iritasi, perubahan kulit akibat usia, hingga kondisi tertentu dapat membuat warna kulit di area tersebut tampak lebih gelap.
Leher juga termasuk bagian tubuh yang kerap luput dari rutinitas perawatan kulit. Akibatnya, area ini dapat mengalami pigmentasi yang tidak merata atau tampak lebih kusam dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Namun, penting untuk tidak langsung menganggap kulit leher yang menggelap sebagai masalah kosmetik semata. Bila perubahan warna disertai kulit yang menebal dan terasa seperti beludru, terutama di bagian belakang leher, kondisi tersebut dapat merupakan acanthosis nigricans. Kondisi ini dapat menjadi tanda resistensi insulin atau pradiabetes sehingga penyebabnya perlu diperiksa.
Dilansir English jagran, beberapa langkah perawatan kulit sederhana dapat membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampak lebih merata.
Baca Juga: 7 Rutinitas Malam untuk Kulit Lebih Sehat, Lembap, dan Bercahaya
1. Gunakan Pelembap dan Jaga Kulit Tetap Terhidrasi
Kulit yang kering dan mengalami iritasi dapat terlihat semakin kusam. Karena itu, menjaga kelembapan kulit menjadi salah satu langkah dasar yang bisa dilakukan.
Setelah mandi, aplikasikan pelembap yang lembut pada area leher. Pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan hentikan pemakaian apabila muncul rasa perih, kemerahan, atau iritasi.
Hindari pula menggosok leher terlalu keras dengan spons atau scrub. Pada kondisi seperti acanthosis nigricans, menggosok kulit dengan kuat tidak akan menghilangkan perubahan warna dan justru berpotensi menyebabkan iritasi.
2. Lindungi Leher dari Paparan Sinar Matahari
Area leher juga membutuhkan perlindungan dari sinar matahari, terutama apabila sering terpapar ketika beraktivitas di luar ruangan.
Gunakan tabir surya pada leher sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit. Selain itu, perlindungan fisik seperti pakaian yang menutupi leher dapat membantu mengurangi paparan langsung.
Langkah ini penting terutama bagi orang yang memiliki kecenderungan mengalami pigmentasi, karena paparan sinar matahari dapat memperburuk tampilan kulit yang sudah mengalami perubahan warna.
3. Lidah Buaya Bisa Menjadi Pilihan Perawatan yang Lembut
Gel lidah buaya sering digunakan dalam perawatan kulit rumahan karena memberikan sensasi menenangkan dan membantu menjaga kelembapan kulit.
Jika ingin mencobanya, gunakan gel lidah buaya yang aman untuk kulit dan aplikasikan tipis pada area leher. Sebelum digunakan secara luas, lakukan uji pada area kulit kecil terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi reaksi iritasi.
Perlu diingat, lidah buaya bukan terapi untuk semua penyebab kulit leher menghitam. Jika perubahan warna berkaitan dengan kondisi medis tertentu, mengatasi penyebab dasarnya jauh lebih penting daripada sekadar menggunakan bahan rumahan.
4. Jangan Abaikan Penyebab dari Dalam Tubuh
Jika kulit leher menjadi gelap, tebal, dan terasa seperti beludru, terutama bila perubahan tersebut muncul di belakang leher atau juga terdapat pada ketiak dan lipatan tubuh lainnya, jangan hanya mengandalkan masker atau bahan alami.
Acanthosis nigricans dapat berhubungan dengan resistensi insulin dan menjadi salah satu tanda pradiabetes atau diabetes. Kondisi hormonal seperti PCOS dan gangguan tiroid juga dapat berkaitan dengan perubahan tersebut.
Karena itu, pemeriksaan ke dokter atau dokter kulit layak dipertimbangkan apabila perubahan kulit menetap, semakin luas, menebal, terasa gatal, atau muncul secara tiba-tiba. Dokter dapat menentukan penyebabnya dan, bila diperlukan, melakukan pemeriksaan lanjutan.
Bagaimana dengan Lemon, Madu, Kunyit, dan Minyak Kelapa?
Bahan seperti lemon, madu, kunyit, dan minyak kelapa sering muncul dalam tips perawatan kulit rumahan. Namun, sebaiknya tidak menganggap bahan-bahan tersebut sebagai cara yang terbukti dapat menghilangkan semua jenis pigmentasi pada leher.
Lemon khususnya dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang, sehingga mengoleskan air lemon langsung ke kulit bukan pilihan yang perlu dipaksakan. Prinsip yang lebih aman adalah menggunakan produk perawatan kulit yang lembut dan menghindari tindakan yang membuat kulit semakin iritasi.