← Beranda
Belajar Tak Lagi Bikin Ngantuk, Ini 5 Trik Efektif yang Bisa Dicoba Siswa
Rabbany WanadrianiSelasa, 11 Agustus 2026 | 02.30 WIB
ilustrasi orang yang mengantuk saat belajar. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Rasa kantuk saat belajar menjadi salah satu gangguan yang cukup sering dialami siswa. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat konsentrasi menurun, materi sulit dipahami, hingga mengurangi efektivitas waktu belajar.

Munculnya rasa mengantuk tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur. Pola belajar yang terlalu lama tanpa jeda, kurang bergerak, dehidrasi, hingga tekanan menghadapi ujian juga dapat membuat tubuh dan pikiran lebih cepat lelah.

Karena itu, siswa perlu menerapkan strategi belajar yang tidak hanya berfokus pada lamanya waktu belajar, tetapi juga menjaga tubuh dan pikiran tetap aktif.

Dilansir dari English Jagran, berikut lima cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa kantuk saat belajar.

Baca Juga: Tak Melulu Kopi, 5 Minuman Ini Bisa Bantu Lawan Kantuk dan Tambah Energi

1. Pastikan tubuh cukup terhidrasi

Kurang minum dapat membuat tubuh terasa lemas dan konsentrasi terganggu. Karena itu, menyediakan air putih di dekat tempat belajar bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Minum secara berkala selama belajar dapat membantu menjaga kebugaran dan mendukung fungsi kognitif. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, siswa pun dapat lebih mudah mempertahankan fokus selama mempelajari materi.

2. Jangan memaksakan belajar berjam-jam tanpa jeda

Belajar dalam waktu yang terlalu panjang justru dapat membuat otak mengalami kelelahan. Ketika konsentrasi mulai menurun, rasa kantuk biasanya semakin sulit ditahan.

Cobalah membagi waktu belajar menjadi beberapa sesi. Setelah menyelesaikan satu sesi, gunakan sekitar 10–15 menit untuk beristirahat sebelum kembali belajar.

Jeda tersebut dapat membantu pikiran kembali segar sehingga siswa lebih siap menerima informasi berikutnya.

3. Gunakan metode belajar yang aktif

Duduk diam sambil membaca buku dalam waktu lama bisa membuat rasa kantuk semakin kuat. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah menggunakan metode belajar yang melibatkan lebih banyak aktivitas.

Siswa dapat mencoba membaca materi dengan suara keras, membuat rangkuman, atau menuliskan poin-poin penting menggunakan bahasa sendiri.

Cara tersebut membuat proses belajar menjadi lebih aktif sekaligus membantu memperkuat pemahaman dan daya ingat terhadap materi.

4. Pilih tempat belajar yang mendukung konsentrasi

Tempat belajar juga dapat memengaruhi tingkat kewaspadaan. Kamar tidur yang nyaman, misalnya, dapat membuat tubuh lebih mudah mengasosiasikan suasana tersebut dengan waktu beristirahat.

Jika memungkinkan, gunakan meja belajar, ruang khusus, atau perpustakaan sebagai tempat untuk mengerjakan tugas dan mempelajari materi.

Dengan memisahkan tempat belajar dan tempat tidur, siswa dapat membangun suasana yang lebih mendukung konsentrasi dan mengurangi godaan untuk berbaring atau tertidur.

5. Manfaatkan tidur siang singkat

Jika rasa kantuk sudah sulit ditahan, tidur siang singkat bisa menjadi pilihan untuk mengembalikan kesegaran tubuh dan pikiran.

Tidur selama sekitar 15–20 menit dapat memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat tanpa membuat waktu belajar terpotong terlalu lama.

Setelah bangun, siswa dapat kembali melakukan aktivitas belajar dengan kondisi yang lebih segar. Namun, tidur siang sebaiknya tetap singkat dan tidak mengganggu jadwal tidur malam.

Pada akhirnya, mengatasi rasa kantuk saat belajar bukan hanya soal memaksakan diri untuk tetap terjaga. Siswa juga perlu memperhatikan pola istirahat, asupan cairan, lingkungan belajar, serta cara belajar yang digunakan.

Dengan kebiasaan yang lebih teratur, proses belajar dapat menjadi lebih nyaman dan membantu siswa mempertahankan fokus lebih lama.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho