← Beranda
Tak Perlu Sarapan Berat, 5 Buah Ini Bisa Jadi Pilihan Saat Program Diet
Rabbany WanadrianiSelasa, 11 Agustus 2026 | 02.08 WIB
ilustrasi buah-buahan. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Memilih menu sarapan yang tepat dapat menjadi salah satu bagian dari pola makan sehat, terutama bagi seseorang yang sedang berusaha menjaga atau menurunkan berat badan.

Buah menjadi pilihan yang menarik karena umumnya menyediakan vitamin, mineral, serat, dan air. Beberapa jenis buah juga relatif rendah kalori sehingga dapat dikombinasikan dengan makanan lain untuk menghasilkan sarapan yang lebih seimbang.

Namun, mengonsumsi buah saja tidak otomatis membuat berat badan turun. Pengelolaan berat badan tetap dipengaruhi oleh keseluruhan pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, serta jumlah energi yang dikonsumsi sepanjang hari.

Agar lebih mengenyangkan, buah dapat dipadukan dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti yoghurt tanpa gula tambahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Baca Juga: Dari Pisang hingga Pepaya, Ini 10 Buah yang Mengandung Magnesium Tinggi

Dilansir English Jagran, berikut lima buah yang bisa menjadi pilihan untuk menu sarapan ketika Anda sedang menjaga berat badan.

1. Apel

Apel merupakan buah yang praktis untuk dijadikan menu sarapan atau camilan pagi.

Kandungan seratnya dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga Anda tidak mudah ingin makan dalam waktu singkat. Apel juga memiliki kandungan air dan berbagai zat gizi yang membuatnya cocok menjadi bagian dari pola makan seimbang.

Untuk mendapatkan manfaat serat secara maksimal, apel dapat dikonsumsi bersama kulitnya setelah dicuci hingga bersih.

Agar sarapan lebih lengkap, potongan apel bisa dipadukan dengan yoghurt atau sedikit kacang-kacangan.

2. Jeruk

Jeruk dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C dan memiliki kandungan air cukup tinggi.

Kombinasi air dan serat pada buah utuh dapat membantu memberikan rasa kenyang. Jeruk juga relatif rendah kalori sehingga bisa menjadi pilihan menyegarkan untuk mengawali hari.

Sebaiknya konsumsi jeruk dalam bentuk buah utuh dibandingkan hanya mengandalkan jus. Saat buah diolah menjadi jus, sebagian serat dapat berkurang dan seseorang juga lebih mudah mengonsumsi buah dalam jumlah lebih banyak.

3. Kiwi

Kiwi memiliki rasa segar dengan kandungan vitamin, mineral, dan serat yang cukup beragam.

Buah ini dapat dikonsumsi secara langsung atau dijadikan tambahan untuk yoghurt dan oatmeal. Teksturnya yang khas juga membuat sarapan sederhana terasa lebih menarik.

Kandungan serat dalam kiwi dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan sekaligus membuat menu sarapan terasa lebih mengenyangkan.

Jika ingin membuat smoothie, kiwi dapat dipadukan dengan yoghurt atau sumber protein lain agar kandungan gizinya lebih seimbang.

4. Pepaya

Pepaya menjadi pilihan buah yang mudah ditemukan dan relatif mudah dikonsumsi pada pagi hari.

Buah ini mengandung serat serta berbagai vitamin dan mineral. Pepaya juga memiliki enzim papain, meskipun keberadaan enzim tersebut bukan berarti pepaya dapat secara langsung membakar lemak tubuh.

Potongan pepaya dapat dinikmati sebagai menu sarapan sederhana atau dikombinasikan dengan yoghurt dan kacang-kacangan.

Dengan tambahan sumber protein, sarapan berbahan pepaya dapat terasa lebih mengenyangkan dan tidak cepat membuat lapar.

5. Buah Beri

Kelompok buah beri, seperti stroberi, blueberry, raspberry, dan blackberry, dapat menjadi pilihan menarik untuk sarapan.

Buah-buahan tersebut umumnya mengandung serat dan berbagai senyawa antioksidan. Kalorinya juga relatif rendah dibandingkan banyak pilihan camilan manis lainnya.

Buah beri dapat dicampurkan ke dalam yoghurt, oatmeal, atau dinikmati langsung sebagai camilan.

Selain memberikan rasa manis dan segar secara alami, tambahan buah beri juga dapat membuat menu sarapan menjadi lebih beragam.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho