← Beranda
Bukan Cuma Faktor Sampo, Ini 5 Makanan yang Berpotensi Memperparah Kerontokan Rambut
Rabbany WanadrianiSabtu, 8 Agustus 2026 | 03.28 WIB
ilustrasi rambut rontok. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Perawatan rambut seperti sampo, serum, hingga minyak rambut memang dapat membantu menjaga kesehatan rambut. Namun, jika kerontokan tetap terjadi meski sudah menggunakan berbagai produk, penyebabnya bisa berasal dari pola makan sehari-hari.

Asupan makanan memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan folikel rambut. Sebaliknya, beberapa jenis makanan justru dikaitkan dengan meningkatnya risiko kerontokan karena dapat memicu peradangan, mengganggu penyerapan nutrisi, atau memengaruhi kesehatan kulit kepala.

Dilansir dari Times India, berikut lima jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena berpotensi memperparah kerontokan rambut.

Baca Juga: Meski Masuk Kulkas, 3 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Setelah 48 Jam

1. Karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula

Roti putih, biskuit, kue, hingga aneka camilan dan sereal manis termasuk kelompok karbohidrat olahan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

Makanan jenis ini dapat memicu lonjakan gula darah yang berkontribusi terhadap peradangan dalam tubuh. Kondisi tersebut diyakini dapat memperburuk kerontokan rambut, terutama pada wanita.

2. Makanan yang digoreng

Gorengan memang sulit ditolak, tetapi konsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan rambut.

Makanan yang digoreng umumnya mengandung lemak trans, lemak omega-6 dalam jumlah tinggi, serta kadar garam yang cukup besar. Kombinasi tersebut dapat memicu stres oksidatif dan peradangan yang berpotensi merusak folikel rambut.

Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar kesehatan rambut lebih terjaga.

3. Ikan tuna

Tuna merupakan salah satu sumber protein yang baik, tetapi beberapa jenis tuna diketahui memiliki kandungan merkuri yang relatif tinggi.

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 2019, paparan merkuri dalam jumlah berlebihan berpotensi dikaitkan dengan masalah kerontokan rambut. Karena itu, konsumsi tuna sebaiknya tetap dilakukan dalam jumlah yang wajar dan bervariasi dengan jenis ikan lainnya.

4. Daging merah

Konsumsi daging merah secara berlebihan juga disebut dapat berdampak pada kesehatan rambut.

Sebuah penelitian pada 2010 menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi daging merah dan makanan yang digoreng dapat memberikan manfaat bagi kesehatan rambut. Salah satu alasannya karena makanan tersebut diduga meningkatkan produksi minyak pada kulit kepala sehingga dapat memengaruhi kondisi folikel rambut.

5. Minuman manis

Minuman dengan tambahan gula tinggi, seperti minuman bersoda atau minuman kemasan manis, bukan hanya berdampak pada kesehatan metabolisme, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi rambut.

Kadar gula darah yang tidak terkontrol dan terganggunya kesehatan usus dapat menyebabkan peradangan sekaligus menghambat penyerapan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk menjaga kekuatan dan pertumbuhan rambut.

Menjaga kesehatan rambut tidak cukup hanya mengandalkan produk perawatan dari luar. Pola makan yang seimbang, kaya protein, vitamin, mineral, serta membatasi konsumsi makanan olahan dan tinggi gula juga menjadi faktor penting untuk membantu mengurangi risiko kerontokan rambut.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho