JawaPos.com - Masalah rambut menipis menjadi salah satu keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan bertambahnya usia, padahal kenyataannya tidak selalu demikian.
Faktor genetik memang dapat berperan, tetapi pola hidup, kondisi kesehatan, hingga kebiasaan sehari-hari juga dapat memengaruhi ketebalan rambut.
Memahami penyebab rambut menipis sejak awal dapat membantu Anda mengambil langkah pencegahan yang tepat. Dilansir dari english jagaran, berikut lima faktor yang paling sering menjadi pemicunya beserta cara mengurangi risikonya.
Baca Juga: Tak Perlu ke Salon, Ini 6 Cara Mengatasi Rambut Kering di Rumah
1. Kekurangan Asupan Nutrisi
Rambut membutuhkan berbagai nutrisi agar tetap kuat dan tumbuh dengan baik. Kekurangan zat besi, seng, vitamin D, maupun vitamin B dapat membuat helai rambut menjadi rapuh dan lebih mudah rontok.
Untuk mencegahnya, terapkan pola makan bergizi seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau, telur, ikan, daging rendah lemak, serta kacang-kacangan yang kaya vitamin dan mineral.
2. Perubahan atau Ketidakseimbangan Hormon
Perubahan hormon akibat kehamilan, menopause, maupun gangguan tiroid dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut sehingga rambut tampak lebih tipis.
Jika penipisan rambut diduga berkaitan dengan masalah hormon, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi yang dialami.
3. Stres Berkepanjangan
Tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Kondisi ini berpotensi mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan memicu kerontokan.
Meski umumnya bersifat sementara, stres yang berlangsung lama bisa memperburuk kesehatan rambut. Mengelola stres melalui meditasi, yoga, olahraga ringan, atau latihan pernapasan dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh sekaligus kesehatan rambut.
4. Terlalu Sering Menggunakan Alat Panas dan Bahan Kimia
Pemakaian pengering rambut, catokan, alat pengeriting, maupun proses pewarnaan dan pelurusan yang terlalu sering dapat merusak batang rambut. Akibatnya, rambut menjadi kering, mudah patah, dan terlihat semakin tipis.
Untuk mengurangi risikonya, batasi penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi dan hindari perawatan kimia secara berlebihan. Gunakan produk pelindung panas jika memang diperlukan.
5. Kondisi Kesehatan Tertentu
Beberapa penyakit, seperti gangguan autoimun, infeksi jamur pada kulit kepala, atau masalah kesehatan lainnya, juga dapat menjadi penyebab rambut menipis.
Apabila kerontokan terjadi secara terus-menerus atau disertai gejala lain, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan yang tepat akan membantu menentukan penyebab sekaligus pilihan penanganan yang sesuai.