JawaPos.com - Kerutan pada wajah sering kali dikaitkan dengan proses penuaan. Namun, kemunculannya tidak hanya dipengaruhi oleh bertambahnya usia, melainkan juga berbagai faktor lain seperti gaya hidup, paparan sinar matahari, genetika, hingga menurunnya produksi kolagen dan elastin pada kulit.
Seiring waktu, kulit kehilangan elastisitas dan kelembapan sehingga lebih mudah membentuk lipatan atau garis halus. Meskipun berbagai produk perawatan kulit diklaim mampu membantu menyamarkan tanda-tanda penuaan, kemunculan kerutan merupakan bagian alami dari proses bertambahnya usia.
Dilansir dari English Jagran, berikut enam jenis kerutan yang paling sering muncul di wajah beserta karakteristiknya.
Baca Juga: Ingin Wajah Cerah dan Sehat? Manfaatkan 5 Bahan Alami Ini di Rumah
1. Forehead Lines (Garis Dahi)
Forehead lines merupakan garis-garis horizontal yang terbentuk di area dahi. Kerutan ini biasanya tampak saat seseorang mengangkat alis, tetapi seiring bertambahnya usia dapat menjadi lebih jelas meski wajah sedang dalam keadaan rileks.
2. Frown Lines (Garis di Antara Alis)
Frown lines sering dikenal sebagai garis berbentuk angka "11" yang muncul di antara kedua alis. Kerutan ini umumnya terbentuk akibat kebiasaan mengernyitkan dahi saat berpikir, marah, atau mengalami stres, sehingga lama-kelamaan menjadi lebih dalam.
3. Bunny Lines (Garis di Hidung)
Bunny lines adalah kerutan halus yang muncul di sisi atau bagian atas hidung ketika seseorang tersenyum atau tertawa. Garis ini termasuk kerutan dinamis karena terbentuk akibat gerakan otot wajah yang berulang.
4. Crow's Feet (Garis di Sudut Mata)
Crow's feet atau garis di sudut mata merupakan salah satu jenis kerutan yang paling umum. Kerutan ini muncul akibat ekspresi wajah seperti tersenyum atau menyipitkan mata, serta dapat menjadi lebih terlihat seiring berkurangnya elastisitas kulit.
5. Laughter Lines (Garis Senyum)
Laughter lines atau lipatan nasolabial adalah garis yang memanjang dari sisi hidung hingga sudut mulut. Selain dipengaruhi proses penuaan, garis ini juga dapat semakin terlihat karena ekspresi wajah yang berulang dan paparan sinar matahari dalam jangka panjang.
6. Lip Lines (Garis di Atas Bibir)
Lip lines berupa garis-garis vertikal halus yang terbentuk di area atas bibir. Jenis kerutan ini sering dikaitkan dengan berkurangnya kelembapan kulit, paparan sinar ultraviolet, serta proses penuaan alami.
Kerutan terjadi karena kulit secara bertahap kehilangan kolagen dan elastin, dua protein yang berperan menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Selain itu, paparan sinar matahari, kebiasaan merokok, polusi, serta ekspresi wajah yang berulang juga dapat mempercepat munculnya garis-garis halus.
Untuk membantu menjaga kesehatan kulit, gunakan tabir surya setiap hari, penuhi kebutuhan cairan tubuh, konsumsi makanan bergizi, serta lakukan perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit. Langkah-langkah tersebut dapat membantu memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan, meski tidak dapat menghentikan proses penuaan secara keseluruhan.