← Beranda
Tak Selalu Pakai Skincare Mahal, Ini 8 Obat Rumahan untuk Jerawat
Rabbany Wanadriani• Senin, 27 Juli 2026 | 23.34 WIB
Ilustrasi jerawat pada wajah seseorang. (Dermatologistcapetown/Altaaf Parker)

JawaPos.com – Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang sering muncul dan dapat mengganggu rasa percaya diri, terutama ketika muncul menjelang momen penting.

Banyak orang memilih menggunakan berbagai produk perawatan kulit untuk mengatasi jerawat. Namun, sebagian lainnya mulai mencari alternatif berbahan alami karena dianggap lebih sederhana dan mudah ditemukan di rumah.

Beberapa bahan alami dipercaya memiliki kandungan yang dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, mengontrol minyak berlebih, serta mendukung perawatan kulit yang rentan berjerawat.

Meski demikian, respons kulit setiap orang bisa berbeda. Sebelum mencoba bahan baru pada wajah, sebaiknya lakukan uji coba pada area kecil kulit terlebih dahulu untuk menghindari iritasi.

Baca Juga: Ingin Wajah Bebas Jerawat? Coba Konsumsi 5 Makanan Ini

Dilansir dari English Jagran, berikut delapan bahan rumahan yang sering digunakan untuk membantu merawat kulit berjerawat.

1. Tea Tree Oil

Tea tree oil dikenal memiliki kandungan antimikroba dan sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat.

Gunakan beberapa tetes tea tree oil yang telah diencerkan dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa. Setelah itu, aplikasikan menggunakan kapas pada area yang berjerawat.

2. Aloe Vera

Gel lidah buaya atau aloe vera sering digunakan dalam perawatan kulit karena memiliki efek menenangkan. Bahan ini dapat membantu mengurangi kemerahan dan memberikan rasa nyaman pada kulit yang mengalami iritasi.

Ambil gel aloe vera secukupnya, oleskan pada wajah, diamkan sekitar 20 menit, kemudian bilas hingga bersih.

3. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel sering digunakan sebagai bahan perawatan alami karena dipercaya dapat membantu menjaga keseimbangan kulit.

Campurkan satu bagian cuka sari apel dengan tiga bagian air sebelum digunakan. Oleskan tipis pada area tertentu menggunakan kapas, lalu bilas setelah beberapa menit.

Hindari penggunaan berlebihan karena kandungan asamnya dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.

4. Kompres Es Batu

Es batu dapat membantu memberikan efek dingin yang menenangkan pada kulit. Kompres dingin dipercaya dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, kemerahan, dan pembengkakan akibat peradangan.

Bungkus es batu menggunakan kain bersih, kemudian tempelkan secara perlahan pada area jerawat selama beberapa detik.

5. Toner Teh Hijau

Teh hijau mengandung antioksidan yang sering dikaitkan dengan manfaat untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

Seduh teh hijau, biarkan hingga dingin, lalu gunakan sebagai toner alami dengan kapas atau semprotan wajah.

6. Multani Mitti

Multani mitti atau tanah liat alami banyak digunakan dalam perawatan kulit tradisional karena kemampuannya menyerap minyak berlebih.

Campurkan multani mitti dengan air mawar hingga menjadi pasta, lalu aplikasikan sebagai masker wajah. Diamkan sekitar 15 menit sebelum dibilas.

7. Pasta Daun Mimba

Daun mimba dikenal dalam pengobatan tradisional karena memiliki kandungan yang dipercaya bersifat antibakteri.

Daun mimba dapat dihaluskan bersama sedikit air hingga menjadi pasta, kemudian dioleskan pada area kulit yang membutuhkan perawatan.

8. Campuran Madu dan Kayu Manis

Madu memiliki sifat melembapkan dan sering digunakan dalam perawatan kulit alami. Sementara itu, kayu manis mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan.

Campurkan satu sendok makan madu dengan setengah sendok teh kayu manis, lalu gunakan sebagai masker pada area tertentu selama beberapa menit sebelum dibilas.

Perawatan alami dapat menjadi pilihan tambahan untuk membantu menjaga kondisi kulit. Namun, jika jerawat terasa parah, meradang, atau tidak kunjung membaik, konsultasi dengan dokter kulit dapat menjadi langkah yang tepat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho