← Beranda
Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Tanda Dehidrasi yang Bisa Memengaruhi Kesehatan
Rabbany WanadrianiSenin, 27 Juli 2026 | 21.41 WIB
ilustrasi orang yang dehidrasi. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan jumlah cairan yang masuk. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Kekurangan cairan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti berkeringat berlebihan akibat cuaca panas atau aktivitas fisik, diare, muntah, hingga kurang minum air putih dalam waktu yang cukup lama.

Tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil, membantu proses metabolisme, mengangkut nutrisi, serta memastikan organ-organ bekerja secara optimal. Karena itu, menjaga hidrasi setiap hari menjadi hal yang sangat penting.

Apabila tidak segera ditangani, dehidrasi berpotensi menyebabkan komplikasi yang lebih serius, termasuk gangguan fungsi ginjal, ketidakseimbangan elektrolit, hingga masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga: Jannik Sinner Resmi Mundur dari Canadian Open 2026 Demi Memprioritaskan Kondisi Kesehatan

Dilansir dari English Jagran, berikut lima tanda utama dehidrasi yang perlu Anda kenali agar dapat segera mengambil langkah penanganan yang tepat.

1. Kulit kering

Bila kulit kehilangan kelembapannya, kulit akan menjadi kencang, bersisik, dan mudah teriritasi.

Dehidrasi mengganggu fungsi pelindung alami kulit sehingga memperburuk kondisi seperti eksim dan psoriasis.

Minum air putih yang cukup dan menjaga rutinitas hidrasi bantu mengembalikan cahaya kulit yang berseri.

2. Air kencing berwarna gelap atau jarang buang air kecil

Tanda-tanda dehidrasi yang mengkhawatirkan meliputi urine berwarna gelap dan berkurangnya buang air kecil.

Ketika cairan berkurang dari tubuh, ginjal memproduksi lebih sedikit urine dan konsentrasi limbah meningkat sementara warna urine menjadi gelap.

Kurangnya buang air kecil menandakan dehidrasi parah. Memantau produksi dan warna urine bantu mengidentifikasi dehidrasi.

3. Kelelahan dan pusing

Bila jumlah air atau cairan yang tersisa di dalam tubuh berkurang, tekanan darah dan pengiriman oksigen ke sel menurun, yang menyebabkan kelelahan, kelesuan, dan disorientasi.

Bahkan dehidrasi ringan dapat mengganggu fokus, ingatan, dan kinerja fisik, sementara kondisi ekstremnya dapat menyebabkan pusing.

4. Sakit kepala

Sakit kepala merupakan gejala umum dehidrasi yang disebabkan oleh kontraksi sementara otak akibat kekurangan cairan.

Dehidrasi memicu jalur nyeri, yang menyebabkan sakit kepala, berdenyut, atau menusuk.

Selain itu, dehidrasi ringan dapat memicu migrain.

5. Kram otot

Kram otot adalah tanda lain yang terjadi ketika ketidakseimbangan elektrolit mengganggu fungsi saraf dan otot.

Kram yang disebabkan oleh dehidrasi biasanya memengaruhi otot kaki, lengan, dan perut sambil menyebabkan nyeri tajam dan menusuk.

Kadar natrium, kalium, dan magnesium yang rendah memperburuk kram.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho