← Beranda
Bukan Hanya Faktor Usia, 5 Kebiasaan Ini Bisa Membantu Melindungi Otak dari Alzheimer
Rabbany WanadrianiSenin, 20 Juli 2026 | 05.45 WIB
ilustrasi wanita lansia. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Penyakit Alzheimer merupakan salah satu penyebab demensia yang paling banyak terjadi dan dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat, berpikir, serta menjalankan aktivitas sehari-hari.

Meski faktor usia dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko, para ahli kesehatan menyebut bahwa pola hidup juga memiliki peran besar dalam menjaga fungsi otak tetap optimal.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin, seperti menjaga pola hidup sehat dan merawat kesehatan mental, dapat membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif serta mendukung kesehatan otak dalam jangka panjang.

Mengutip ulasan English Jagran, berikut lima kebiasaan gaya hidup yang dapat membantu menjaga otak dan mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.

Baca Juga: 5 Penyakit yang Berpotensi Muncul Jika Kebersihan Dapur Diabaikan, Apa Saja?

1. Peran gaya hidup dalam kesehatan otak

Praktik gaya hidup sehat dapat meningkatkan fungsi kognitif secara keseluruhan, seperti daya ingat, pembelajaran, bahasa, perhatian, dan lainnya.

Aktivitas fisik yang teratur mengurangi peradangan dan mendorong pertumbuhan koneksi saraf baru.

2. Nutrisi untuk dukungan kognitif

Pola makan seimbang kaya akan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, dan lemak sehat mendukung kesehatan otak dengan menurunkan kolesterol dan melindungi dari kerusakan pembuluh darah.

3. Stimulasi mental dan ketahanan kognitif

Aktivitas seperti membaca, mengerjakan teka-teki, atau mempelajari keterampilan baru bantu memperkuat jalur saraf, yang dapat menunda gejala.

4. Tidur berkualitas

Tidur sangat penting karena kurang tidur berkaitan dengan penumpukan plak amiloid toksik di otak.

Mengelola kondisi kronis seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas juga berperan penting dalam menurunkan risiko.

5. Keterlibatan sosial dan pengurangan stres

Keterlibatan sosial dan manajemen stres mengurangi depresi dan isolasi, yang keduanya mempercepat penurunan kognitif.

Kesimpulannya, mempraktikkan kebiasaan sehat menciptakan jaringan yang kuat untuk kesehatan otak, memperlambat perkembangan Alzheimer, dan meningkatkan kualitas hidup di masa mendatang.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho