← Beranda
Kulit Leher Tetap Awet Muda, Terapkan 4 Langkah Perawatan Ini Sejak Dini
Rabbany WanadrianiRabu, 15 Juli 2026 | 05.08 WIB
ilustrasi kerutan di kulit leher. (Freepik)

JawaPos.com - Pertambahan usia sering kali membawa berbagai perubahan pada kondisi kulit, salah satunya munculnya garis halus dan kerutan. Area yang sering terkena paparan sinar matahari, seperti wajah, leher, tangan, dan lengan, termasuk bagian yang lebih rentan mengalami tanda-tanda penuaan.

Kerutan pada leher merupakan hal alami yang terjadi seiring berjalannya waktu dan dapat dialami oleh pria maupun wanita. Pada sebagian wanita, garis-garis halus di area leher mulai terlihat ketika memasuki usia 40 tahun ke atas.

Meski kini tersedia berbagai pilihan perawatan kosmetik, munculnya kerutan di leher tetap dapat diminimalkan melalui kebiasaan perawatan kulit yang tepat sejak dini. Dilansir dari English Jagran, berikut empat tips yang dapat membantu menjaga kulit leher tetap sehat dan tampak lebih muda.

Baca Juga: 4 Trik Sederhana Agar Lipstik Tidak Mudah Luntur dan Awet Seharian

1. Salicylic acid atau glycolic acid

Untuk mencegah kerutan di leher, oleskan salicylic acid atau glycolic acid pada leher Anda setidaknya dua kali seminggu sebelum tidur.

Khasiat eksfoliasi ini bantu memperbaiki kulit selama tidur malam.

Dengan pemakaian yang konsisten, Anda bisa mendapatkan kulit yang lebih halus dan tampak lebih muda tanpa paparan sinar matahari.

Namun, sebelum menggunakannya, pakai pelembap yang akan bertindak sebagai pelindung kulit yang aktif.

2. Retinoid

Retinoid adalah zat ampuh yang efektif dalam mengurangi kerutan dan garis-garis halus dengan produksi kolagen.

Retinol bisa meminimalkan garis-garis halus dan kerutan dengan meningkatkan pergantian sel dan mendorong pengelupasan kulit lama yang rusak.

Ini harus digunakan pada malam hari. 

3. Oleskan moisturizer

Meskipun hyaluronic acid dapat mengurangi munculnya kerutan, sebaiknya selalu gunakan bersama moisturizer, terutama di malam hari.

Campuran hyaluronic acid dan moisturizer bisa mencegah peradangan, meningkatkan produksi kolagen, dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

4. Perubahan pola makan

Sertakan makanan kaya antioksidan seperti ubi jalar, wortel, bayam, buah citrus, dan beri guna melindungi kulit dari stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

Anda juga dapat mulai mengonsumsi makanan kaya akan asam lemak omega-3 untuk mengatasi peradangan dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

Juga, konsumsi buah dan sayuran kaya akan vitamin C, A, dan E.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho