← Beranda
6 Gejala Kulit Kepala Mengalami Masalah Akibat Terlalu Sering Menggunakan Pewarna Rambut
Rabbany WanadrianiJumat, 10 Juli 2026 | 05.11 WIB
ilustrasi orang yang cat rambut. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Mewarnai rambut menjadi salah satu cara populer untuk mengubah penampilan atau menutupi uban. Namun, penggunaan produk pewarna rambut yang mengandung bahan kimia secara berulang dapat memberikan dampak tertentu pada kondisi rambut maupun kulit kepala.

Seiring meningkatnya perhatian terhadap kandungan dalam produk kecantikan, banyak orang mulai lebih berhati-hati dalam memilih pewarna rambut dan memperhatikan reaksi yang muncul setelah pemakaian.

Kulit kepala sebenarnya dapat menunjukkan tanda-tanda ketika mengalami gangguan akibat paparan bahan kimia dari pewarna rambut. Mengenali gejala tersebut lebih awal dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut.

Mengutip English Jagran, berikut enam tanda yang menunjukkan kulit kepala mungkin membutuhkan waktu untuk beristirahat dari penggunaan pewarna rambut.

Baca Juga: Rahasia Kulit Tampak Bersinar, Begini Cara Bikin Masker Wajah Alami dari Kulit Jeruk

1. Gatal atau sensasi terbakar

Jika Anda mengalami rasa terbakar, gatal, atau sangat kencang di kulit kepala selama/setelah mewarnai rambut, itu adalah reaksi terhadap bahan-bahan keras, termasuk amonia, PPD, dan hidrogen peroksida (HPO).

2. Kulit kepala kering dan mengelupas

Jika kulit kepala Anda terasa kering atau mengelupas setelah mewarnai rambut, itu adalah indikasi jelas bahwa kulit kepala Anda kekurangan kelembapan.

Banyak produk yang mengandung banyak bahan kimia menghilangkan minyak alami dari kulit kepala Anda dan merusak lapisan pelindung normal kulit kepala Anda.

3. Peningkatan kerontokan rambut

Apakah Anda menemukan lebih banyak rambut rontok dari biasanya di sisir setelah mewarnai rambut?

Kemungkinan besar rambut Anda patah atau akarnya melemah akibat penggunaan bahan kimia keras yang berulang kali pada rambut Anda. 

4. Kemerahan dan iritasi

Jika kulit kepala Anda menunjukkan kemerahan yang terlihat atau terasa sensitif setelah menggunakan pewarna rambut berbahan kimia keras, rambut Anda sedang mengalami stres.

Jika Anda terus menggunakan bahan kimia keras, iritasi jangka panjang kemungkinan akan terjadi.

5. Hilangnya kilau dan tekstur alami

Jika rambut terasa kasar, rapuh, dan tidak bertenaga setelah diwarnai, kemungkinan besar Anda telah terpapar berbagai bahan kimia yang secara kumulatif merusak rambut dan kulit kepala Anda.

6. Rambut beruban bertambah lebih cepat dari biasanya

Penggunaan bahan kimia keras secara sering untuk mewarnai rambut dapat mengganggu keseimbangan melanin, yang pada akhirnya mempercepat proses penuaan rambut dan membuatnya beruban lebih cepat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho