← Beranda
4 Kombinasi Buah yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan, Apa Saja?
Rabbany WanadrianiSenin, 6 Juli 2026 | 21.13 WIB
ilustrasi buah-buahan. (Freepik)

JawaPos.com - Buah-buahan memang dikenal sebagai makanan sehat yang kaya nutrisi dan baik untuk tubuh. Namun, pemilihan kombinasi buah yang tidak tepat justru dapat mengurangi manfaatnya, bahkan berpotensi menimbulkan gangguan bagi sebagian orang.

Beberapa jenis buah diketahui tidak cocok dikonsumsi secara bersamaan karena perbedaan kandungan dan proses pencernaannya. Oleh karena itu, dalam beberapa kasus, buah tertentu lebih dianjurkan untuk dimakan secara terpisah.

Mengutip Healthshots, terdapat beberapa kombinasi buah yang sebaiknya dihindari karena dinilai dapat berdampak kurang baik bagi tubuh jika dikonsumsi bersamaan.

Baca Juga: Jangan sampai Salah Beli, Ini 5 Tips Praktis Memilih Buah dan Sayuran yang Segar

1. Melon dengan buah lainnya

Jika menyangkut kombinasi buah, sebaiknya hindari mencampur semangka atau melon dengan buah-buahan lain.

Melon memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mungkin tidak dapat dicerna dengan baik bila dikombinasikan dengan buah-buahan lain.

2. Pisang dengan buah berprotein tinggi

Salah satu kombinasi buah terpenting yang harus dihindari adalah pisang dengan buah berprotein tinggi seperti jambu biji, aprikot kering, kiwi, alpukat, dan blackberry.

Menggabungkan keduanya dalam salad buah dapat berbahaya karena tubuh membutuhkan basa asam untuk mencerna protein dan basa alkali untuk memecah pati.

3. Buah asam dengan buah manis

Buah-buahan yang bersifat asam dan sub-asam seperti jeruk, stroberi, apel, delima, dan persik, tidak boleh dipadukan dengan buah-buahan manis seperti pisang dan kismis.

Ini adalah salah satu kombinasi buah terburuk karena sering menyebabkan masalah pencernaan, mual, asidosis, dan sakit kepala.

4. Pepaya dan lemon

Pepaya dan lemon merupakan salah satu kombinasi buah terburuk. Meskipun rasanya mungkin berbeda, sebaiknya hindari kombinasi ini.

Anemia atau ketidakseimbangan hemoglobin hanyalah beberapa konsekuensi dari pencampuran keduanya.

Lebih jauh, keduanya bisa berbahaya bagi anak-anak, jadi sebisa mungkin hindari konsumsi secara bersamaan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho