← Beranda
Tak Usah Gelisah, 5 Minuman di Malam Hari Ini Bisa Bantu Jaga Berat Badan
Rabbany WanadrianiSenin, 6 Juli 2026 | 00.04 WIB
ilustrasi orang yang minum malam hari. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Pilihan minuman sebelum tidur ternyata bisa memberi pengaruh pada program diet Anda. Selain menghilangkan rasa haus, beberapa minuman juga dapat membuat tubuh lebih rileks menjelang istirahat malam.

Ada jenis minuman yang dipercaya membantu menjaga metabolisme, mengurangi rasa lapar, dan mendukung proses pembakaran lemak saat tubuh beristirahat.

Karena itu, memilih minuman yang tepat di malam hari bisa menjadi kebiasaan sederhana yang bermanfaat untuk membantu mengontrol berat badan.

Melansir EatingWell, berikut lima minuman malam hari yang disebut dapat membantu mendukung penurunan berat badan.

Baca Juga: Usai Makan Makanan Berminyak, Minum 5 Minuman Ini Bisa Cegah Rasa Tidak Nyaman

1. Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi yang rasanya mirip dengan yogurt asam.

Minuman ini mengandung protein dan probiotik yang dapat menurunkan berat badan.

Satu gelas kefir mengandung 9 g protein. Kefir memberikan rasa kenyang dan bantu menekan keinginan makan di malam hari.

Mengonsumsi protein sebelum tidur juga membantu menstabilkan kadar gula darah sepanjang malam, mengalihkan tubuh ke mode pembakaran lemak selama puasa.

Kefir mengandung protein whey dan kasein, dua jenis protein yang merangsang sintesis protein otot semalaman jika dikonsumsi sebelum tidur.

Selain itu, kandungan kalsium dan vitamin D mendukung pemulihan otot dan kesehatan tulang.

Mikrobioma usus yang seimbang semakin dikaitkan dengan pengaturan berat badan yang lebih baik karena dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

2. Air

Minum air putih di malam hari tidak secara langsung meningkatkan metabolisme, tetapi dapat menciptakan rasa kenyang dan mengurangi kebiasaan ngemil di malam hari.

Mulailah dengan segelas air putih sebelum atau saat makan malam.

Pertama, minumlah segelas air, lalu makanlah camilan kaya protein Anda.

3. Teh hijau

Teh hijau tidak hanya bebas kalori tetapi juga kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), antioksidan kuat yang bantu membakar lemak.

Memilih teh tanpa kafein sangat ideal menjelang waktu tidur, terutama jika Anda sensitif terhadap kafein.

Meskipun teh hijau berkafein mengandung lebih banyak katekin, teh hijau tanpa kafein tetap mempertahankan sebagian besar kandungan katekinnya.

4. Jus ceri

Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur rasa lapar seperti ghrelin dan leptin, yang menyebabkan peningkatan nafsu makan dan keinginan untuk makan.

Jus ceri asam merupakan sumber melatonin alami, hormon yang mendukung kualitas tidur.

Selain itu, jus ceri mengandung polifenol, termasuk antosianin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

5. Minuman fungsional

Minuman fungsional adalah kategori minuman non-alkohol yang mengandung bahan-bahan bermanfaat bagi kesehatan seperti probiotik, prebiotik, herbal, vitamin, mineral, atau senyawa lainnya.

Ini termasuk minuman prebiotik, kombucha, teh yang diberi tambahan nutrisi, atau susu nabati.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho