← Beranda
Usai Makan Makanan Berminyak, Minum 5 Minuman Ini Bisa Cegah Rasa Tidak Nyaman
Rabbany WanadrianiRabu, 1 Juli 2026 | 22.37 WIB
ilustrasi makanan berminyak. (Freepik)

JawaPos.com - Makanan berminyak memang sering terasa lezat saat disantap, namun setelahnya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh.

Kandungan lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi di dalamnya tidak hanya berpotensi meningkatkan berat badan, tetapi juga dapat memicu naiknya kadar kolesterol serta lonjakan gula darah.

Kondisi tidak nyaman tersebut terjadi karena makanan berminyak lebih sulit dicerna, sehingga sistem pencernaan harus bekerja lebih keras.

Akibatnya, tubuh dapat mengalami keluhan seperti perut kembung, nyeri perut, hingga rasa mual.

Baca Juga: Resep Brown Sugar Matcha Latte, Minuman Creamy dengan Perpaduan Matcha dan Karamel yang Nikmat

Mengutip dari English Jagran, berikut lima jenis minuman yang dipercaya dapat membantu meredakan ketidaknyamanan setelah mengonsumsi makanan berminyak.

1. Air hangat

Minum air hangat setelah mengonsumsi makanan berminyak bantu detoksifikasi tubuh dengan merangsang pencernaan dan membuang racun.

Air hangat melarutkan dan memecah lemak, sehingga lebih mudah dicerna dan menghilangkan risiko penumpukan racun.

2. Minuman detoks

Minuman detoks seperti air lemon dan jus mentimun bantu meredakan ketidaknyamanan setelah mengonsumsi makanan berminyak.

Minuman ini bisa membuang racun, melancarkan pencernaan, dan mengurangi kembung.

3. Minuman probiotik

Minuman probiotik seperti yogurt bisa menenangkan sistem pencernaan setelah mengonsumsi makanan berminyak.

Minuman ini mengandung bakteri baik yang membantu pencernaan dan mendukung kesehatan usus.

4. Air adas

Air adas merupakan obat alami yang ampuh meredakan ketidaknyamanan. Senyawa aktif dalam biji adas membantu pencernaan, mengurangi kembung, dan meredakan gas.

Minum air adas setelah santap makanan berminyak juga efektif menenangkan sistem pencernaan.

5. Teh hijau

Teh hijau merupakan obat penenang kaya akan antioksidan. Teh hijau membantu pencernaan, mengurangi peradangan, dan meningkatkan metabolisme.

Katekinnya juga bantu memecah lemak sehingga lebih mudah dicerna.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho