← Beranda
Tak Selalu Bersin, Ini 5 Tanda Dirimu Alergi Debu dan Cara Mengatasinya
Rabbany WanadrianiSenin, 15 Juni 2026 | 21.42 WIB
Ilustrasi alergi debu/freepik

JawaPos.com – Debu merupakan bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Partikel ini dapat ditemukan di rumah, tempat kerja, hingga udara yang kita hirup setiap saat.

Bagi sebagian orang, paparan debu dapat memicu reaksi alergi yang mengganggu, terutama pada sistem pernapasan.

Alergi debu umumnya berkaitan dengan keberadaan tungau debu, yaitu organisme mikroskopis yang sering ditemukan di kasur, furnitur berlapis kain, karpet, dan berbagai sudut rumah lainnya.

Karena gejalanya kerap menyerupai gangguan pernapasan biasa, mengenali tanda-tanda sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah keluhan yang lebih serius.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Alergi Autoimun agar Tidak Mudah Kambuh, Ampuh dan Efektif!

Mengutip English Jagran, berikut lima tanda yang dapat menunjukkan seseorang mengalami alergi debu serta beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

1. Bersin berulang kali

Jika Anda terus bersin, mungkin di pagi hari atau saat membersihkan debu, bisa jadi karena partikel debu mengiritasi saluran hidung.

Bersin adalah cara tubuh Anda berusaha mengeluarkan alergen.

2. Hidung tersumbat atau berair

Tungau debu cenderung mengiritasi jaringan hidung, menyebabkan hidung tersumbat atau berair terus-menerus.

Gejala ini biasanya cenderung memburuk ketika Anda berada di ruangan kecil dengan ventilasi buruk.

3. Mata berair dan gatal

Alergen debu dapat menyebabkan mata merah, gatal, dan berair berlebihan.

Gejala ini sering terjadi dan biasanya muncul bersamaan dengan alergi hidung.

4. Batuk atau mengi

Menghirup partikel debu dapat menyebabkan batuk atau mengi, terutama pada pengidap asma.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini di dalam ruangan dan membaik saat berada di luar ruangan, debu mungkin penyebabnya.

5. Memburuknya gejala di rumah

Jika gejala Anda kambuh saat berada di rumah, terutama di kamar tidur, hal itu bisa menjadi tanda bahwa tungau debu berkembang biak di tempat tidur, gorden, atau karpet.

Lantas bagaimana cara mengatasinya, mari simak di bawah ini.

Pembersihan rutin: Bersihkan debu pada permukaan secara berkala menggunakan kain lembap untuk mencegah alergen beterbangan di udara.

Cuci perlengkapan tidur setiap minggu: Gunakan air panas untuk membunuh tungau debu dan keringkan barang-barang secara menyeluruh.

Gunakan penutup anti-alergen: Bungkus bantal dan kasur untuk mengurangi paparan tungau debu.

Tingkatkan ventilasi: Pasang pembersih udara dan pastikan aliran udara di rumah Anda baik.

Kurangi kekacauan: Lebih sedikit barang berarti lebih sedikit ruang bagi debu untuk menempel.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho