← Beranda
9 Alasan Ikan Harus Ada dalam Menu Makan Dua Kali Seminggu
Rabbany WanadrianiSabtu, 13 Juni 2026 | 21.45 WIB
ilustrasi menu ikan. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Ikan bukan hanya produk yang lezat, tetapi juga makanan super yang mampu mencegah penyakit serius dan meningkatkan fungsi otak.

Ikan berlemak merupakan salah satu sumber terkaya asam lemak omega-3, protein berkualitas tinggi, vitamin D, dan mineral penting.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan secara keseluruhan.

Melansir healthline, berikut 9 alasan mengapa ikan harus ada dalam menu makanan Anda setidaknya dua kali seminggu.

Baca Juga: Resep Sambal Ikan Kembung yang Menggugah Selera: Perpaduan Rasa Tradisional yang Bikin Nafsu Makan Langsung Meningkat

1. Mengandung nutrisi penting

Ikan merupakan sumber protein, yodium, dan selenium yang ideal.

Para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 200 gram ikan berlemak setidaknya dua kali seminggu untuk memenuhi kebutuhan omega-3 tubuh secara penuh.

2. Melindungi dari serangan jantung dan stroke

Sebuah tinjauan studi ilmiah tahun 2020 menemukan bahwa asam lemak omega-3 efektif mendukung kesehatan pembuluh darah.

Ini secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan kematian akibat kejadian kardiovaskular.

3. Meredakan gejala depresi

Omega-3 telah terbukti mengurangi gejala salah satu gangguan mental paling umum di dunia dan bahkan meningkatkan efektivitas antidepresan.

4. Mendukung fungsi otak

Seiring bertambahnya usia, fungsi kognitif menurun, tetapi sebuah meta-analisis tahun 2024 menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi ikan mengalami penurunan yang lebih lambat.

Mereka juga memiliki volume materi abu-abu yang lebih besar di otak, yang bertanggung jawab atas kemampuan mengingat dan belajar.

5. Salah satu sumber vitamin D terbaik

Hingga 1 miliar orang di seluruh dunia menderita kekurangan vitamin D. Hanya 113 gram salmon yang dimasak menyediakan 127 persen dari kebutuhan harian untuk orang dewasa.

6. Menjaga penglihatan

Konsumsi makanan laut secara teratur secara signifikan mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia, penyebab utama kebutaan di kalangan orang tua.

7. Meningkatkan kualitas tidur

Penelitian menunjukkan bahwa omega-3 memberikan pengaruh positif pada sistem saraf, bantu mengatasi insomnia dan meningkatkan kondisi tubuh secara keseluruhan selama istirahat.

8. Mendukung perkembangan janin yang sehat

Asam eicosapentaenoic (EPA) dan asam docosahexaenoic (DHA) sangat penting selama kehamilan untuk perkembangan otak dan jantung bayi yang tepat.

Namun, wanita hamil sebaiknya memilih ikan yang rendah merkuri dan membatasi asupan hingga 340 gram per minggu.

9. Mengurangi risiko asma pada anak-anak

Memperkenalkan ikan ke dalam diet bayi pada usia 6 hingga 9 bulan secara signifikan mengurangi kemungkinan serangan asma dan mengi di kemudian hari.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho