← Beranda
Jakarta Fashion Week 2027 Hadir dengan Perspektif Baru Lewat Lepas
Abdul RahmanSabtu, 6 Juni 2026 | 23.31 WIB
Designers' Soirée. (istimewa)

 

JawaPos.com - Jakarta Fashion Week 2027 menghadirkan perspektif baru yang tidak berdiri sendiri, tapi saling terhubung dengan sejumlah industri untuk membentuk gaya hidup modern.

Hal itu membuat Jakarta Fashion Week 2027 yang bakal dihelat pada 26 Oktober hingga 1 November 2026 berkolaborasi dengan industri otomotif untuk merefleksikan bagaimana gaya hidup tidak hanya tentang seseorang beraktivitas, tapi juga tentang bagaimana mengekspresikan diri. 

Kolaborasi Jakarta Fashion Week 2027 dengan Lepas mempertemukan kreativitas, identitas, dan aspirasi dalam satu ekosistem yang hidup dan terus berkembang. 

Kolaborasi Jakarta Fashion Week 2027 dengan industri otomotif terjadi karena mereka disatukan oleh titik temu yang sama dalam perkembangan industri kreatif. Yaitu tentang desain, kreativitas, dan gaya hidup.

Baca Juga: Sarwendah Disentil Akun Instagram Nikita Mirzani Lantaran Tidak Minta Maaf ke Ruben Onsu

Kolaborasi mereka bakal hadir dalam perhelatan Jakarta Fashion Week 2027 melalui Designers' Soirée, akan menjadi bagian dari momen pembuka, menghadirkan para desainer dan pelaku industri fashion dalam suasana yang lebih intimate. 

Di dalamnya, para desainer tidak hanya berkumpul, tapi juga berbagi pandangan tentang arah tren, inspirasi karya, serta bagaimana desain dan gaya hidup saling mempengaruhi, sekaligus menjadi ruang dialog yang mempertemukan dunia fashion dengan perspektif baru dari industri mobilitas.

"Dengan semangat yang sama dalam mendorong kreativitas, kami percaya bahwa masa depan akan menghadirkan harmoni antara fashion dan dunia otomotif akan membentuk gaya hidup yang lebih ekspresif," kata Zeng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia, dalam keterangannya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Jakarta Fashion Week 2027 sangat penting. Pasalnya, pihaknya memberikan perhatian penting pada desain yang bukan sekadar menciptakan hal yang menawan secara visual, tapi harus mampu menghadirkan pengalaman yang lebih intuitif, nyaman, dan relevan.

"Kami menemukan keselarasan dengan Jakarta Fashion Week, sama-sama mengusung semangat 'design with purpose', di mana kreativitas dan estetika selalu memiliki tujuan yang lebih besar dari sekadar penampilan," paparnya.

Baca Juga: Maia Estianty Keluhkan Dolar Tembus Rp 18 Ribu, Khawatirkan Kondisi Negeri

EDITOR: Abdul Rahman