JawaPos.com - Kita menggunakan berbagai macam peralatan sebagai wadah menyimpan dan menyajikan makanan atau minuman. Salah satu dari peralatan ini adalah gelas, yang ternyata memiliki banyak jenis tergantung dengan pemakaiannya.
Dua jenis gelas yang telah disesuaikan pemakaiannya adalah cangkir tes dan gelas kopi. Keduanya dibuat sebagai media penyajian khusus untuk minuman tersebut.
Tidak banyak orang mengetahui apa perbedaan antara kedua gelas ini, biasanya hanya penggemar teh, kopi, dan beberapa orang dari latar belakang tertentu saja.
Mari kita bahas perbedaan antara gelas-gelas untuk teh dan gelas-gelas untuk kopi, serta beberapa pelengkapnya.
Baca Juga: 6 Peralatan Dapur Ini Harus Sering Diganti agar Bebas Kuman dan Bakteri
Sejarah Kedua Gelas
Dilansir dari Echo Kiln, desain paling klasik gelas teh berasa dari Tiongkok, dimana teh seringkali menjadi tradisi yang sangat elegan.
Cangkir teh khas Tiongkok biasanya kecil dan tidak memiliki pegangan. Desain ini digunakan untuk mendorong peminum teh menyesap dan menikmati tehnya sedikit demi sedikit.
Kebanyakan gelas kopi memiliki gaya utilitarian dimana mereka lebih mementingkan kegunaan dan kenyamanan daripada desain.
Kopi sudah lama dikenal sebagai minuman pagi untuk membangunkan diri, sehingga bentuk-bentuknya telah disesuaikan agar dapat digunakan lebih nyaman pada pagi hari.
Gelas Teh
Dilansir dari Curvd, cangkir-cangkir teh biasanya dibuat lebih kecil dan lebar. Desain ini digunakan agar teh dapat dingin lebih cepat dan dapat segera diminum.
Bibir cangkit teh cendering melebar agar permukaan cairan yang terpapar udara lebih banyak, sehingga dapat lebih cepat dingin. Ini dikarenakan teh biasanya dinikmati pada suhu hangat dan tidak terlalu panas.
Ketebalan gelas juga mempengaruhi teh. Gelas-gelas untuk teh biasanya memiliki dinding lebih tipis agar teh lebih cepat dingin pula.
Pegangan cangkir teh juga berbeda dari gelas kopi. Pegangan gelas teh cenderung lebih kecil, tipis dan didesain sedemikian rupa agar nyaman di jemari.
Ukuran gelas teh juga cenderung lebih kecil, hanya dapat menampung sekitar 250-300 ml cairan saja.
Gelas Kopi
Dilansir dari Mugs.Coffee, gelas-gelas untuk kopi biasanya lebih besar dan tinggi. Ini agar gelas dapat menampung kopi lebih banyak atau sesuai keinginan kita.
Gelas kopi juga lebih tebal agar kopi dapat mempertahankan suhu panasnya lebih lama. Beberapa gelas bahkan memiliki bahan dengan lapisan metal agar kopi dapat panas lebih lama.
Penggemar kopi biasanya ingin suhu kopi mereka panas atau hangat lebih lama karena kebiasaan minum kopi hangat pada pagi hari. Kebiasaan ini membuat mereka dapat memulai hari mereka lebih santai.
Pegangan gelas kopi juga lebih menyesuaikan ukuran tangan manusia, agar kita dapat memegang gelas dengan lebih kuat atau kokoh. Terutama gelas-gelas yang diisi penuh.
Ukuran gelas kopi juga biasanya lebih besar, sekitar 350-450 ml. Terutama mereka yang suka menambahkan susu, krimer atau cairan lainnya.
Piring Tatakan
Salah satu pembeda antara set gelas teh dan kopi adalah piring tatakannya. Gelas teh biasanya akan memiliki piring tatakan, terutama mereka yang dijual dalam bentuk set.
Piring tatakan gelas teh berukuran kecil dan memiliki desain meriah, sesuai atau melengkapi gelasnya.
Gelas kopi biasanya tidak memiliki piring tatakan. Kalaupun ada, biasanya berukuran lebih besar atau lebar dari gelasnya.
Teko Teh dan Kopi
Dilansir dari Lavish Shoestring, teko untuk teh biasanya mengikuti bentuk tradisionalnya, yaitu cenderung bundar atau bulat. Sedangkan teko kopi cenderung tinggi.
Teko untuk kopi biasanya juga digunakan untuk menampung air panas, yang kemudian dituangkan ke teko teh berisikan daun teh.
Namun, ada pula teko kopi yang didesain untuk menampung satu porsi kopi saja. Bahkan dapat ditaruh di atas api langsung untuk membuat kopi.
Baca Juga: 5 Cara Praktis Menjaga Peralatan Dapur Tetap Rapi dan Tersembunyi untuk Tampilan Dapur Lebih Bersih