JawaPos.com - Hari Raya Idul Adha identik dengan momen berbagi daging kurban kepada keluarga, tetangga, hingga kerabat dekat. Nggak heran, setelah pembagian selesai, kulkas dan freezer di rumah langsung penuh oleh stok daging sapi maupun kambing yang siap diolah jadi sate, gulai, tongseng, sampai rendang.
Tapi dibalik semangat memasak saat Idul Adha, ada satu hal yang sering disepelekan, yaitu cara menyimpan daging kurban dengan benar. Banyak orang langsung memasukkan semua daging ke freezer tanpa dipilah, bahkan ada yang mencucinya terlebih dahulu. Padahal, penyimpanan yang kurang tepat bisa membuat daging cepat bau, berubah warna, bahkan mudah rusak.
Supaya daging kurban tetap segar, awet, dan aman dikonsumsi, ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan di rumah.
Dilansir JawaPos.com dari berbagai sumber, berikut 7 cara menyimpan daging kurban agar kualitasnya tetap terjaga selama Idul Adha.
Baca Juga: 11 Tips Menyimpan Daging Kurban saat Idul Adha Biar Awet dan Tetap Segar, Apa Saja?
Jangan Langsung Mencuci Daging
Banyak orang mengira daging harus dicuci dulu sebelum disimpan. Padahal, kebiasaan ini justru bisa membuat daging lebih cepat rusak. Air yang menempel pada permukaan daging dapat meningkatkan kelembapan dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab bau tidak sedap.
Kalau ada darah atau kotoran yang menempel, cukup bersihkan menggunakan tisu dapur atau lap bersih. Daging baru dicuci saat akan dimasak agar kualitasnya tetap terjaga.
Potong Daging Sesuai Porsi Masak
Daripada menyimpan daging dalam satu kantong besar, lebih baik langsung membaginya sesuai kebutuhan memasak. Misalnya satu bungkus untuk sate, satu bungkus untuk sop, atau satu bungkus untuk rendang.
Cara ini bikin daging lebih praktis saat akan digunakan. Selain itu, proses pendinginan jadi lebih cepat dan daging tidak perlu berkali-kali dicairkan yang bisa menurunkan kualitasnya.
Gunakan Wadah atau Plastik Kedap Udara
Salah satu penyebab daging cepat bau di freezer adalah penyimpanan yang tidak rapat. Aroma dari bahan makanan lain bisa bercampur dan membuat kualitas daging menurun.
Karena itu, gunakan wadah kedap udara atau plastik food grade yang tertutup rapat. Beberapa sumber juga menyarankan menggunakan aluminium foil atau vacuum pack agar daging lebih tahan lama dan tidak mudah terkena paparan udara.
Dinginkan di Chiller Sebelum Masuk Freezer
Kalau daging masih hangat setelah dibagikan, jangan langsung dimasukkan ke freezer. Sebaiknya simpan dulu di bagian chiller kulkas selama beberapa jam supaya suhu daging turun secara bertahap.
Cara ini membantu proses pembekuan lebih merata dan menjaga tekstur daging tetap bagus saat nanti diolah. Selain itu, freezer juga tidak bekerja terlalu berat karena harus mendinginkan daging panas sekaligus.
Jangan Membiarkan Daging Terlalu Lama di Suhu Ruang
Saat Idul Adha, suasana rumah biasanya ramai dan sibuk. Kadang daging kurban dibiarkan begitu saja di meja dapur berjam-jam sambil menunggu dibagi atau dimasak. Padahal, hal ini bisa mempercepat pertumbuhan bakteri.
Menurut detikHealth, daging sebaiknya segera disimpan ke kulkas atau freezer agar tetap aman dikonsumsi. Terutama di cuaca panas, daging mentah yang terlalu lama berada di suhu ruang lebih mudah mengalami penurunan kualitas.
Beri Label Tanggal Penyimpanan
Tips sederhana ini sering terlupakan, padahal penting banget. Memberi label tanggal penyimpanan membantu kita tahu mana daging yang harus dipakai lebih dulu.
Dengan begitu, stok daging di freezer jadi lebih teratur dan tidak ada yang terlupakan sampai berbulan-bulan. Sistem ini juga dikenal sebagai FIFO atau first in, first out, yaitu bahan yang masuk lebih dulu sebaiknya digunakan lebih dulu.
Kadang karena salah ambil porsi, daging yang sudah dicairkan malah dimasukkan lagi ke freezer. Padahal, pembekuan ulang bisa menurunkan kualitas tekstur dan meningkatkan risiko bakteri berkembang.
Supaya lebih aman, ambil daging secukupnya sesuai kebutuhan memasak. Kalau sudah dicairkan, sebaiknya langsung diolah sampai matang.
Menyimpan daging kurban ternyata nggak bisa asal masuk freezer begitu saja. Dengan cara penyimpanan yang tepat, daging bisa tetap segar hingga berbulan-bulan tanpa kehilangan rasa dan kualitasnya.
Jadi, sebelum freezer di rumah makin penuh saat Idul Adha nanti, coba terapkan tips-tips sederhana ini supaya stok daging tetap aman, higienis, dan siap diolah kapan saja. Karena daging kurban yang disimpan dengan benar bukan cuma lebih awet, tapi juga lebih nyaman dan sehat untuk disantap bersama keluarga.