JawaPos.com – Mengelola keuangan dengan baik bukan soal pelit, melainkan soal membangun gaya hidup yang didukung oleh pola pikir yang sehat dan disiplin.
Secara psikologi, kebiasaan hemat yang efektif selalu berakar pada kemampuan memahami apa yang sesungguhnya mendorong keputusan belanja seseorang.
Keuangan yang sehat lahir dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten, bukan dari satu keputusan besar yang dramatis.
Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (27/5), berikut sebelas trik hemat yang digunakan oleh orang-orang frugal untuk mencegah pengeluaran berlebihan dan mempertahankan stabilitas finansial mereka.
1. Menghapus aplikasi belanja dari ponsel
Psikoterapis Joyce Marter menjelaskan bahwa banyak orang membiarkan emosi seperti kesedihan dan stres mengendalikan keputusan belanja mereka.
Menghapus aplikasi belanja, mulai dari platform pengiriman makanan hingga situs diskon, secara signifikan mengurangi godaan pengeluaran impulsif.
Tanpa akses mudah ke aplikasi-aplikasi itu, jeda kecil yang tercipta seringkali cukup untuk mencegah keputusan belanja yang tidak perlu.
2. Mengunjungi estate sale
Estate sale menawarkan perabot, perlengkapan rumah, dan pakaian berkualitas tinggi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dari toko biasa.
Kunci sukses berbelanja di estate sale adalah datang dengan daftar kebutuhan yang jelas agar tidak terjebak dalam belanja impulsif meskipun harganya murah.
Datang di hari terakhir penjualan biasanya memberikan peluang lebih besar untuk menegosiasikan harga yang lebih rendah dari harga yang sudah dipasang.
3. Memanfaatkan kupon secara aktif
Studi dalam Journal of Consumer Research menemukan bahwa sebagian orang merasa malu menggunakan kupon karena khawatir dinilai tidak mampu oleh orang lain.
Padahal saat ini hampir semua toko besar memiliki aplikasi yang sudah menyediakan kupon digital yang bisa digunakan tanpa kerumitan tambahan.
Kuncinya adalah melakukan riset terlebih dahulu dan hanya membeli produk yang memang sudah mendapat potongan harga dari awal.
4. Bergabung dengan grup Facebook "buy nothing"
Grup media sosial yang berfokus pada berbagi barang gratis adalah cara cerdas untuk mendapatkan kebutuhan tanpa mengeluarkan uang sama sekali.
Kamu bisa membuat postingan spesifik untuk mencari barang tertentu, tanpa harus menyusuri rak toko atau memotong kupon di tempat parkir.
Selain hemat, kegiatan ini juga mempererat hubungan dengan komunitas sekitar melalui praktik saling memberi yang sederhana namun bermakna.
5. Menggunakan layanan curbside pick-up untuk belanja kebutuhan
Memesan kebutuhan secara online dan mengambilnya langsung di toko adalah strategi ampuh untuk menghindari godaan membeli barang yang tidak direncanakan.
Tata letak toko fisik dirancang secara khusus untuk mendorong pembelian impulsif melalui sampel gratis dan penempatan produk yang strategis.
Dengan memesan secara online terlebih dahulu, kamu hanya membeli apa yang benar-benar kamu butuhkan tanpa gangguan visual dari produk lainnya.
6. Menegosiasikan tagihan utilitas setiap bulan
Banyak orang membayar tagihan listrik, air, dan internet setiap bulan tanpa pernah mempertanyakan apakah ada tarif yang lebih baik yang bisa didapatkan.
Orang yang frugal secara aktif menghubungi penyedia layanan satu per satu setiap bulan untuk menegosiasikan biaya yang lebih rendah.
Menunjukkan kesediaan untuk berpindah ke penyedia lain biasanya menjadi alat negosiasi yang cukup efektif untuk mendapatkan potongan harga.
7. Langsung menabung setiap kali mendapat kenaikan gaji atau bonus
Hampir 29 persen rumah tangga di Amerika hidup dari gaji ke gaji karena tidak berhasil memisahkan pendapatan tambahan untuk tabungan.
Cara paling efektif adalah tetap mempertahankan gaya hidup lama meskipun penghasilan sudah meningkat dan langsung mengalihkan selisihnya ke rekening tabungan.
Yang penting, tetap sisihkan sedikit untuk merayakan pencapaian finansial agar motivasi menabung tidak padam di tengah jalan.
8. Berinvestasi pada hobi yang tidak memerlukan biaya
Banyak orang cenderung menghabiskan lebih banyak uang saat merasa kesepian atau tertekan sebagai cara untuk mendapatkan kembali rasa kontrol.
Memiliki hobi gratis seperti menggambar atau bereksperimen dengan bahan makanan yang sudah ada di rumah membantu mengisi waktu secara bermakna.
Ketika waktu terisi dengan aktivitas yang menyenangkan, dorongan untuk berbelanja demi memuaskan emosi pun berkurang secara signifikan.
9. Memanfaatkan perpustakaan secara maksimal
Perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku gratis, melainkan juga pusat sumber daya yang menawarkan kelas, kursus, dan koneksi komunitas.
Kamu bisa mempelajari literasi keuangan dan manajemen uang langsung dari buku-buku yang tersedia tanpa harus membelinya.
Menghabiskan waktu di perpustakaan membantu mengisi hari dengan aktivitas yang bermakna sekaligus menjauhkan diri dari godaan pengeluaran yang tidak perlu.
10. Memangkas jumlah layanan streaming
Lebih dari separuh orang Amerika berlangganan lebih dari empat layanan streaming setiap bulannya, yang membuat pengeluaran bulanan sulit dilacak.
Memilih satu layanan streaming saja tidak hanya menghemat uang tetapi juga menghilangkan rasa bersalah karena tidak memanfaatkan semua langganan yang dibayar.
Penyederhanaan ini memberi kejelasan tentang ke mana uang sebenarnya pergi setiap bulan dan mencegah kebocoran finansial yang tidak disadari.
11. Lebih banyak menghabiskan waktu di rumah
Tekanan sosial dari teman atau media sosial sering mendorong orang untuk keluar dan menghabiskan uang demi pengalaman yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Menikmati ruang yang sudah kamu bayar setiap bulan, baik itu apartemen sewaan maupun rumah sendiri, adalah bentuk kesadaran finansial yang sehat.
Menghabiskan malam di rumah dengan buku atau aktivitas sederhana adalah pilihan yang tidak perlu disesali, melainkan dirayakan sebagai bentuk kebebasan finansial.