← Beranda
6 Kesalahan Mencuci Piring yang Mungkin Anda Lakukan
Rabbany Wanadriani• Kamis, 14 Mei 2026 | 17.55 WIB
ilustrasi orang yang mencuci piring. (freepik)

 

JawaPos.com – Mencuci piring menjadi rutinitas sederhana, tetapi bahkan dalam tugas sehari-hari ini, banyak orang melakukan kesalahan.

Kesalahan-kesalahan tersebut bisa membahayakan kesehatan dan memperpendek umur peralatan dapur.

Melansir martha stewart, berikut enam kesalahan mencuci piring yang mungkin pernah Anda lakukan.

1. Menggunakan spons kotor

Saat mencuci piring, penting untuk menggunakan spons yang bersih.

Spons yang kotor dapat mengandung bakteri dan bau tidak sedap, jika tidak dibersihkan dengan benar, spons tersebut dapat menyebarkan bakteri dan bau ke piring.

Alih-alih membersihkan, spons kotor justru menyebarkan mikroorganisme ke piring, cangkir, dan peralatan makan.

Hal ini dapat menyebabkan keracunan makanan atau infeksi usus, terutama jika peralatan makan tidak dibilas dengan air panas setelah dicuci.

Sebaiknya bersihkan spons setiap beberapa hari sekali dan ganti seluruhnya setiap minggu.

2. Menggunakan terlalu banyak sabun

Menggunakan sabun pencuci piring dalam jumlah banyak tidak menjamin kebersihan sempurna.

Hal ini tidak hanya menyebabkan pengeluaran yang tidak perlu, tetapi juga dapat meninggalkan lapisan atau residu pada piring.

Penggunaan berlebihan biasanya tidak merusak piring, tetapi akan menambah pekerjaan karena Anda harus membilas sabun dalam waktu lama.

3. Piring bersih di wastafel kotor

Mencuci piring di wastafel yang kotor dapat menambah pekerjaan dan membuat piring bersih rentan terhadap kontaminasi silang dan penyebaran bakteri.

Sebaiknya mencuci piring di tempat yang bersih untuk mendapatkan hasil terbaik dan kondisi paling higienis bagi piring.

Membersihkan tempat piring secara teratur mencegah bau tidak sedap dan penumpukan sisa makanan, yang seiring waktu dapat memengaruhi hasil pembersihan.

4. Tidak menggunakan suhu air yang tepat

Memilih suhu air yang tepat saat mencuci piring tidak hanya memastikan piring bersih sempurna, tetapi juga penting untuk alasan keamanan.

Menggunakan air panas dapat merusak tangan, bahkan menyebabkan luka bakar.

Sementara air dingin mungkin tidak dapat menghilangkan kotoran dengan mudah.

5. Jaga piring tetap kering

Selalu pastikan piring Anda kering sebelum menyimpannya.

Jika masih ada kelembapan pada piring, lap terlebih dahulu sebelum disimpan.

Meletakkan piring basah di dalam lemari dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan merusak bagian dalam lemari.

6. Membiarkan piring menumpuk di wastafel

Mencuci piring secara teratur menghemat waktu dalam jangka panjang dan menjaga dapur terlihat rapi.

Membiarkan piring atau sisa makanan menumpuk di wastafel dapat menyebabkan bau tidak sedap dan berpotensi memengaruhi saluran pembuangan.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti