← Beranda
10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur agar Kualitas Istirahat Tetap Optimal
Fatah ElhuseinKamis, 23 April 2026 | 22.30 WIB
Ilustrasi pizza (Freepik)

JawaPos.com – Banyak orang menganggap makan sebelum tidur sebagai hal sepele. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak besar terhadap kualitas istirahat. Tidak hanya soal kenyang atau lapar, jenis makanan yang dikonsumsi di malam hari juga memengaruhi sistem pencernaan hingga pola tidur.

Saat tubuh seharusnya beristirahat, organ pencernaan justru bisa dipaksa bekerja lebih keras jika Anda mengonsumsi makanan tertentu. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang optimal, sehingga keesokan harinya terasa lelah, kurang fokus, bahkan memicu gangguan kesehatan.

Melansir dari laman kesehatan RSU Wisma Prashanti dan Hello Sehat, ada sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur karena dapat mengganggu kualitas tidur. Mari simak daftarnya:

Baca Juga: 10 Makanan Plant-Based Tinggi Protein Pengganti Daging, Cocok untuk Diet Harian Non-Vegan

1. Pizza

Pizza memang menggoda, apalagi saat malam hari. Namun, saus tomat yang asam bisa memicu gangguan lambung seperti mulas atau refluks asam. Selain itu, kandungan lemak dan kalori tinggi membuat tubuh bekerja ekstra untuk mencerna.

2. Sereal Manis

Sereal sering dianggap camilan ringan sebelum tidur. Namun, sereal tinggi gula justru bisa meningkatkan energi secara tiba-tiba (sugar rush), sehingga mengganggu produksi hormon tidur dan membuat Anda sulit terlelap.

3. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Meski dikenal sebagai makanan penambah mood, cokelat hitam mengandung kafein dan theobromine yang bersifat stimulan. Kandungan ini bisa meningkatkan detak jantung dan membuat tubuh tetap terjaga lebih lama.

4. Minuman Energi

Minuman energi jelas bukan pilihan tepat sebelum tidur. Kandungan kafein yang tinggi bisa membuat tubuh tetap aktif dan sulit beristirahat, bahkan dapat memicu kecemasan dan jantung berdebar.

5. Makanan Pedas

Makanan pedas dapat meningkatkan asam lambung dan menyebabkan sensasi panas di perut. Kondisi ini sering membuat seseorang terbangun di tengah malam atau kesulitan untuk tidur nyenyak.

6. Minuman Berkarbonasi

Soda atau minuman bersoda mengandung gula tinggi dan bahan kimia seperti natrium benzoat yang dapat mengganggu pencernaan. Selain itu, minuman ini juga dapat memicu refluks asam lambung saat tidur.

7. Ayam Goreng

Meski tinggi protein, ayam goreng membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Akibatnya, tubuh tetap aktif mencerna makanan saat seharusnya beristirahat, sehingga kualitas tidur menurun.

8. Alkohol (Wine)

Banyak yang mengira alkohol bisa membantu tidur lebih cepat. Faktanya, alkohol justru mengganggu siklus tidur dan membuat Anda lebih sering terbangun di malam hari. Selain itu, alkohol juga dapat memperparah dengkuran.

9. Kopi

Kopi adalah musuh utama tidur jika dikonsumsi di malam hari. Kandungan kafeinnya dapat merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan detak jantung, dan membuat tubuh tetap terjaga lebih lama.

10. Burger dan Makanan Berlemak Tinggi

Burger mengandung lemak jenuh yang tinggi, sehingga membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Hal ini membuat tubuh tidak bisa sepenuhnya beristirahat karena fokus pada proses pencernaan.

Baca Juga: Hindari 4 Makanan Ini saat Perut Masih Kosong, Apa Saja?

EDITOR: Candra Mega Sari