JawaPos.com - Kesetaraan perempuan di tengah masyarakat masih terus dalam perbincangan. Meski banyak penggiat maupun kelompok masyarakat yang menyuarakan, tetapi belum semua bagian dari kaum hawa mendapat kesetaraan.
Kondisi ini menjadi konsentrasi Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan, pihaknya terus berjuang mewujudkan kesetaraan perempuan dan anak-anak di tengah masyarakat. "Mereka harus terlindungi dan sejahtera, melalui program inklusif, advokasi kebijakan," ujar Nannie Hadi Tjahjanto kepada wartawan pada Senin (20/4).
Menurut dia, perempuan harus terus memperluas akses pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan peluang ekonomi agar perempuan dapat berpartisipasi pembangunan bangsa. Semua itu dimulai dari tempat terdekat, yakni di rumah, lingkungan masyarakat, dan daerah.
Baca Juga: Perempuan Tanpa Identitas di Surabaya Tewas Tertabrak Kereta, Sempat Diklakson dan Diteriaki Warga
Hingga kini masih sering ditemukan perempuan menjadi korban tindak kriminal. Ketika melawan kadang mendapat perhatian, kadang tidak. Semua itu dipicu cara perempuan yang belum optimal menghadapi masalah. Bila dirunut lagi mereka merasa kurang setara. Semua itu salah satu pemicunya karena perempuan itu memiliki kesetaraan pendidikan.
Nannie meyakini dengan semangat kebersamaan seluruh tantangan dapat dihadapi secara bermartabat. Kowani harus menjadi rumah besar perjuangan perempuan Indonesia.
Untuk diketahui, Kowani merupakan organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia. Kowani menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi organisasi, menghormati setiap proses yang telah dilalui secara kolektif dan konstitusional.
Baca Juga: Gaya Hidup Aktif Perempuan Berhijab dan Tantangan Menjaga Kenyamanan Sehari-hari
Legitimasi kepemimpinan yang dihasilkan dari kongres merupakan landasan utama yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan organisasi. Di tengah berbagai dinamika itu, Kowani tetap menunjukkan komitmennya melalui kerja nyata. Sebelumnya, Kowani menggelar Fun Walk di Bundaran Hotel Indonesia hingga Sarinah, Jakarta, pada Minggu (19/4).
Nannie menegaskan, Kowani harus menguatkan identitas budaya dan mempererat persatuan perempuan Indonesia.