JawaPos.com – Bagi sebagian orang menabung seringkali dianggap satu cara pasti untuk mencapai kekayaan.
Faktanya, tanpa menyusun anggaran yang jelas dan bijak seseorang akan sulit untuk kaya meskipun mereka menabung setiap hari.
Selain itu, kebiasaan berbelanja tanpa mengenal batasan dan pola yang bijak dapat membuat seseorang sulit kaya.
Bahkan uang receh dari barang yang kita belanjakan dapat tanpa disadari menjauhkan kita dari kestabilan finansial masa depan.
Dilansir dari Your Tango, ada delapan kebiasaan belanja yang membuat seseorang sulit untuk kaya raya dan pensiun dengan sejahtera.
1. Gelar Pendidikan Overprice
Banyak orang terjebak mengambil pinjaman besar demi mendapatkan gelar pendidikan dari kampus yang biayanya terlalu mahal.
Memang pendidikan penting untuk merubah nasib dan memberikan peluang yang lebih besar di dunia kerja.
Namun gaji yang didapat hanya cukup untuk membayar cicilan utang tersebut justru membuat seseorang sulit kaya.
Pilihlah jalur pendidikan yang lebih terjangkau atau fokus pada skill yang relevan dengan industri tanpa harus terlilit hutang puluhan tahun.
2. Gadget Terbaru
Di era kemajuan teknologi banyak orang sangat rela berhutang atau mengambil cicilan demi mendapat gadget baru.
Dan jika kita adalah salah satu orang yang terbiasa berganti smartphone setiap tahun, itu bisa membuat kita sulit untuk kaya.
Ini karena gadget adalah barang yang nilainya turun paling cepat dibandingkan barang lain, sehingga tidak cocok untuk menjadi tabungan atau investasi.
Uang yang kita pakai untuk upgrade smartphone hanya demi gengsi bisa tumbuh berlipat ganda jika dialihkan ke instrumen investasi.
3. Pakaian Branded
Tampil keren memang penting, tapi baju dengan logo mewah tidak akan membuat saldo bank terlihat melimpah.
Kita perlu memahami bahwa tidak semua barang mahal memiliki nilai yang setara dengan kualitasnya.
Beralihlah ke gaya hidup minimalis atau beli pakaian kualitas tinggi tanpa merek terkenal yang lebih awet dan tak lekang oleh waktu.
4. Gaya Hidup Ngopi dan Makan di Luar
Membeli kopi viral dan makan di kafe setiap hari adalah pemborosan yang paling sering dianggap remeh.
Meskipun harganya hanya sebagian dari jumlah gaji kita, tapi jika dihitung setiap bulannya dapat melebihi pengeluaran yang kita rencanakan
Cobalah untuk masak sendiri di rumah atau menyeduh kopi sendiri, sehingga uang kita tidak terbuang oleh kopi yang terlalu mahal.
Selisih biayanya jika dikumpulkan selama setahun bisa menjadi modal investasi yang signifikan.
5. Member Gym yang Sia-Sia
Mulai hidup sehat dengan berolahraga memang bagus, tapi membayar member gym yang mahal justru dapat menjadi boomerang finansial.
Ini karena membayar biaya langganan gym mahal namun hanya datang sebulan sekali adalah kesalahan finansial.
Justru dengan manfaatkan video olahraga gratis di YouTube atau lari di taman sekitar rumah untuk tetap bugar tanpa biaya bulanan.
6. Furnitur Mewah
Jangan tergoda mengisi rumah dengan perabot mahal yang dibeli secara kredit atau berhutang.
Furnitur bekas yang masih bagus dan berkualitas atau produk lokal yang minimalis seringkali punya ketahanan yang sama.
Selain itu, harganya yang jauh lebih murah membuat dompet kita lebih aman dan uang yang kita miliki dapat ditabung atau diinvestasikan.
7. Langganan Streaming Menumpuk
Berlangganan akun premium mungkin terdengar murah jika akumulasi perbulan, tapi jika banyak akun yang kita bayar justru itu pemborosan.
Cek kembali akun Netflix, Disney+, Spotify, hingga aplikasi langganan lainnya yang sebenarnya tidak kita gunakan.
Ini karena kita seringkali membayar banyak layanan padahal hanya menonton satu atau dua judul film.
Oleh karena itu, berhenti berlangganan aplikasi yang jarang digunakan bisa menghemat jutaan rupiah per tahun.
8. Liburan Mewah
Setiap orang pasti ingin pergi berlibur di akhir pekan atau liburan panjang tahunan untuk melepas lelah dari pekerjaan.
Namun, jangan sampai berhutang atau menguras tabungan darurat hanya untuk staycation mewah atau jalan-jalan ke luar negeri.
Carilah alternatif destinasi hidden gem yang lebih terjangkau namun tetap memberikan kesegaran pikiran.
Ini membuat kita lebih menghemat biaya dan tetap merasa tenang pergi berlibur di tempat yang indah dan terjangkau.