JawaPos.com – Sakit punggung (back pain) sering dianggap sebagai hal biasa, atau sekadar fase sementara.
Banyak orang terjebak dalam kondisi kronis karena percaya mitos-mitos yang keliru dan tidak menyadari bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa membawa perbaikan besar.
Cara tubuh bergerak sehari-hari yang salah dan otot yang tidak kuat membuat tulang belakang sering menanggung akibatnya.
Baca Juga: 6 Cara Efektif Mengatasi Sakit Punggung Akibat Duduk Terlalu Lama
Sementara itu, banyak kepercayaan salah tentang sakit punggung dan menunda pemulihan, yang memicu kecemasan, mengurangi aktivitas fisik, dan memperparah kondisi secara kronis.
Melansir dari laman YourTango pada Kamis (30/10), ada lima mitos tentang sakit punggung yang membuat orang terjebak dan kesakitan.
Berikut lima mitos umum yang justru memperparah kondisi dan penjelasan mengapa mitos tersebut perlu dibongkar agar penderitaan tidak berkepanjangan.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Redakan Sakit Punggung Saat Hamil agar Aktivitas Harian Tetap Nyaman dan Aman
- Sakit punggung itu normal
Mitos pertama adalah anggapan bahwa nyeri punggung adalah sesuatu yang wajar dan tak terelakkan seiring bertambahnya usia atau aktivitas sehari-hari.
Mitos ini sama sekali tidak benar, di banyak budaya agraris, nyeri punggung begitu jarang karena kebiasaan gerak yang alami dan bukan karena kerusakan tulang belakang.
Mitos ini berbahaya, ketika seseorang menerima bahwa sakit punggung wajar, maka ia tidak mencari perubahan, duduk lama, postur buruk, dan gaya hidup tidak aktif terus berlanjut.
- Duduk tegak
Mitos ini sangat populer, banyak orang diberitahu agar selalu duduk lurus dan punggung tegak.
Postur ini bisa jadi kontraproduktif, karena memaksakan menyangga punggung dengan posisi lingu yang membuat disk dan otot bertekanan buruk.
Solusinya adalah duduk dengan cara pintar, yaitu mengubah posisi secara berkala, menggunakan penyangga jika perlu, dan jangan terpaku pada satu pose kaku.
- Angkat dagu, busungkan dada
Postur ini akan memperburuk keadaan sakit punggung, kesalahpahaman bahwa postur duduk ini dapat melengkungkan punggung.
Posisi tersebut bisa mengompresi bagian bawah tulang belakang dan leher, memperparah nyeri.
Postur yang terlalu dipaksakan membuat beberapa struktur tulang belakang bekerja lebih keras dari semestinya.
Pendekatan yang lebih sehat adalah memanjangkan punggung dengan ringan, dan menyesuaikan posisi tubuh dengan gerakan alami.
- Penguatan perut dengansit upadalah inti solusi untuk nyeri punggung
Mitos keempat, banyak orang berpikir memperkuat otot perut lewat sit up akan melindungi punggung. Melakukan banyak sit up bisa menghancurkan saraf dan disk punggung.
Sebaiknya lakukan gerakan keseharian sederhana seperti membungkuk dengan benar, duduk dan berdiri dengan gerakan tulang pinggul yang baik, bisa menjadi latihan alami dan lebih aman dibanding program inti berat.
- Trainer, atau peralatan khusus untuk menyembuhkan punggung.
Mitos terakhir adalah bahwa hanya dengan alat khusus atau pelatih profesional saja bisa membuat nyeri punggung sembuh.
Penting kembali ke cara tubuh bergerak secara alami, berjalan, membungkuk, berdiri, gerak ringan.
Hal ini penting, ketergantungan pada alat atau gimmick bisa membuat kita pasif, tidak belajar memperbaiki kebiasaan sendiri.
Tubuh anda telah diciptakan untuk bergerak dan memperkuat fungsi yang jauh lebih efektif, tanpa harus latihan yang menambah beban dan stres.
Terjebak dalam nyeri punggung kronis bisa jadi karena kita percaya mitos yang keliru, dengan memahami dan membongkar lima mitos penting ini, anda bisa mulai mengambil langkah kecil namun konsisten untuk memperbaiki kondisi punggung anda.
Perubahan kebiasaan sehari-hari, bukan harapan instan, yang akan membawa perbaikan jangka panjang.