JawaPos.com-Jamu sudah lama dipercaya masyarakat Indonesia untuk mengatasi berbagai penyakit secara alami. Jauh sebelum obat-obatan kimia dikenal luas.
Tidak heran jika jamu menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia. Jamu memulai pasarnya secara tradisional dari minuman rumahan, dijual secara keliling, atau disajikan dingin di kafe-kafe modern sebagai minuman kesehatan, sampai diproduksi massal di pabrik menggunakan kemasan praktis.
Khasiatnya yang beragam seperti meredakan pegal-pegal, meningkatkan nafsu makan, dan memperkuat daya tahan tubuh di tengah kondisi iklim tidak menentu, membuat jamu memiliki pasar tetap dan digemari dari masa ke masa.
Jamu juga dikenal mampu menjadi bahan detoks alami bagi tubuh, dengan manfaat membuang racun. Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari agar tidak menimbulkan efek samping yang justru merugikan.
Baca Juga: Apakah Anak-anak Boleh Minum Jamu Herbal? Orang Tua Wajib Tahu
Berikut ini adalah beberapa jenis jamu tradisional yang bermanfaat untuk mendetoks tubuh yang dikutip dari laman keslan.kemkes.go.i dan /www.indonesia.travel
-
Jahe
Jahe dikenal sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Wedang jahe yang dikonsumsi rutin memiliki manfaat untuk mengatasi mual, kembung, radang sendi, meredakan masuk angin, melancarkan peredaran darah, dan meredakan nyeri menstruasi. Rasa hangat pada jahe cocok dikonsumsi saat cuaca dingin dan ketika tubuh kurang fit.
-
Kunyit asam
Kunyit dapat diolah menjadi jamu kunyit asam. Jamu kunyit asam bermanfaat bagi tubuh, yakni dapat mendetoks tubuh dari racun. Kunyit asam akan membawa racun tersebut dan membuangnya melalui urin dan keringat. Kandungan kurkuminnya yang memiliki sifat anti inflamsi ini dapat mengatasi pegal-pegal, gangguan pencernaan, nyeri haid, dan sendi kaku.
Baca Juga: Di Balik Performance Prima Mus Mujiono: Nasi Merah Plus Rutin Minum Jamu
-
Kencur
Jamu beras kencur memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Beras kencur yang dikonsumsi dapat mengatasi nyeri badan, batuk, kembung, mual. Beras kencur juga dapat memulihkan stamina anda setelah seharian beraktivitas. Selanjutnya, sama seperti temulawak, beras kencur juga dapat meningkatkan nafsu makan.
-
Temulawak
Temulawak memiliki senyawa kurkuminoid dan minyak atsiri. Senyawa ini dapat digunakan untuk perbaikan pada fungsi hati. Selain itu terdapat pula kandungan xanthorrhizol yang kaya akan antioksidan, kandungan ini bermanfaat sebagai anti radang, memperlambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker, dan melancarkan peredaran darah. Selanjutnya, temulawak juga digunakan untuk meningkatkan nafsu makan anak-anak.
-
Brotowali
Jamu brotowali terkenal karena rasanya yang pahit Meskipun terasa pahit, namun brotowali menyimpan banyak manfaat. Jamu brotowali ampuh untuk membunuh bakteri karena kandungan barberin dan columbinan. Selain itu, brotowali juga mampu membuat pernapasan menjadi lancar karena terdapat zat palmatin, glikosida, harsa, dan kolulin.
-
Cabe puyang
Cabe puyang dapat digunakan sebagai jamu. Cabe puyang atau cabe jawa memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh dan memperlancar peredaran darah. Selain itu, cabe jawa juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan meredakan sakit gigi.
-
Sambiloto dan meniran
Kedua tanaman ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan jamu. Sambiloto dapat melawan infeksi dan memperkuat kekebalan pada tubuh. Sementara itu, pada meniran mampu mendetoks tubuh dari serangan radikal bebas dan virus. Kombinasi keduanya sangat baik untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh.
-
Daun sirih
Daun sirih mampu menjaga kebersihan tubuh dari dalam. Daun sirih mengandung fenol yang mampu membersihkan organ tubuh tertentu. Terutama organ intim pada wanita. Daun sirih sering dipakai untuk menjaga kesehatan organ intim, melancarkan menstruasi, dan menjaga kesegaran tubuh bagian dalam.