← Beranda
8 Hal Diabaikan Generasi Z yang Dulunya Dianggap Sangat Esensial Generasi Tua
Aunur RahmanKamis, 9 Oktober 2025 | 03.47 WIB
Ilustrasi seorang anak muda sedang melihat peta kertas. (Freepik)

JawaPos.com - Setiap generasi memiliki perangkat keterampilan dan prioritas yang berbeda, menciptakan kesenjangan antara nilai-nilai masa lalu dan masa kini. Generasi Z yang tumbuh sepenuhnya di era digital cenderung mengabaikan praktik-praktik yang sangat dijunjung tinggi generasi sebelumnya. Perubahan ini mencerminkan adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang sangat pesat.

Melansir dari Geediting.com Rabu (8/10), beberapa kebiasaan lama kini mulai ditinggalkan. Generasi tua memandang beberapa keterampilan ini sebagai keharusan untuk bertahan hidup. Mari kita telaah lebih jauh delapan hal yang kini mulai terabaikan tersebut.

1. Penulisan Tangan (Handwriting)

Keterampilan menulis tangan yang rapi dan cepat kini sering kali diabaikan oleh banyak anak muda. Mereka lebih sering menggunakan papan ketik digital untuk hampir semua bentuk komunikasi. Generasi tua menganggap tulisan tangan sebagai keterampilan penting untuk komunikasi profesional dan pribadi.

2. Keterampilan Mengemudi Manual

Banyak anggota Generasi Z tidak menganggap penting untuk belajar mengemudi mobil manual. Mereka lebih memilih transmisi otomatis atau sama sekali tidak menyetir. Generasi tua menganggap kemampuan mengemudi manual sebagai keterampilan hidup universal.

3. Berbicara Melalui Telepon

Panggilan telepon langsung sering dihindari oleh generasi muda saat ini, digantikan oleh pesan teks atau surel. Mereka cenderung merasa cemas saat harus melakukan komunikasi suara. Generasi tua melihat pembicaraan telepon sebagai cara tercepat menjalin koneksi personal.

4. Menghafal Nomor Telepon

Ketergantungan penuh pada kontak digital menyebabkan kemampuan menghafal nomor telepon menjadi hilang. Ponsel pintar menyimpan semua data kontak yang diperlukan. Generasi sebelumnya menganggap menghafal nomor penting adalah keharusan.

5. Penghematan dan Penanganan Uang Tunai

Dengan dominasi pembayaran digital, penggunaan uang tunai semakin berkurang dalam kehidupan sehari-hari Generasi Z. Mereka cenderung kurang terampil dalam menghitung atau menangani transaksi berbasis uang fisik. Generasi tua selalu menganggap penting untuk memiliki uang tunai di tangan.

6. Pembacaan Berita Cetak

Koran atau majalah fisik sudah jarang sekali diakses oleh generasi muda. Mereka mengandalkan sumber berita daring dan media sosial yang bergerak cepat. Generasi tua menganggap membaca berita cetak sebagai sumber informasi yang tepercaya.

7. Penggunaan Peta Kertas dan Petunjuk Arah

Satu di antara keterampilan yang paling ditinggalkan adalah kemampuan membaca peta fisik atau mencari petunjuk arah secara mandiri. Navigasi berbasis GPS sudah menjadi standar dan kebiasaan. Generasi tua melihatnya sebagai kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap orang.

8. Perbaikan Dasar Komputer

Generasi Z sering mengabaikan pengetahuan dasar tentang pemecahan masalah dan perbaikan sederhana pada komputer. Mereka cenderung langsung menghubungi layanan dukungan IT untuk masalah kecil. Generasi tua biasa memperbaiki masalah perangkat keras atau perangkat lunak sederhana tanpa bantuan.

Perubahan kebiasaan ini hanyalah refleksi dari evolusi masyarakat yang makin bergantung pada teknologi. Meskipun demikian, ada nilai yang bisa dipelajari dari keterampilan esensial yang dulunya dihargai. Keseimbangan antara kemudahan digital dan kemampuan dasar hidup tetap menjadi hal yang penting.

Mempelajari keterampilan yang dianggap esensial oleh generasi tua akan menambah ketahanan diri. Pengetahuan tersebut bisa menjadi bekal berharga di masa depan.

EDITOR: Novia Tri Astuti