← Beranda
Mau Kulit Glowing dan Awet Muda? Kenali Apa Itu Chemical Peel, Jenis-Jenis, dan Manfaatnya
Aulia Nur IsfahaniMinggu, 14 September 2025 | 18.14 WIB
Ilustrasi chemical peel (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Pernah merasa kulit wajah terlihat kusam, penuh noda, atau mulai muncul tanda-tanda penuaan dini?

Banyak orang mencari cara instan agar kulit bisa tampak lebih cerah, sehat, dan bercahaya. Salah satu perawatan kulit yang sedang populer adalah chemical peel.

Chemical peel merupakan prosedur perawatan wajah yang menggunakan larutan kimia untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan kulit baru.

Hasilnya, kulit terlihat lebih segar, halus, dan bercahaya. Perawatan ini sering dipilih karena mampu mengatasi berbagai masalah kulit mulai dari jerawat, flek hitam, hingga garis halus.

Namun, sebelum mencobanya, penting untuk memahami lebih dalam tentang apa itu chemical peel, jenis-jenis chemical peel, dan manfaat chemical peel bagi kulit. Dengan begitu, kamu bisa menentukan apakah perawatan ini cocok dengan kondisi kulitmu.

Apa Itu Chemical Peel?

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, chemical peel, atau dikenal juga sebagai chemexfoliation atau dermapeeling, adalah perawatan kulit dengan larutan kimia yang membuat lapisan kulit terkelupas.

Proses ini menstimulasi pertumbuhan kulit baru yang lebih halus, cerah, merata, serta tampak lebih muda dengan garis halus dan kerutan yang berkurang.

Jenis-Jenis Chemical Peel yang Perlu Kamu Ketahui

Menurut laman Healthline, ada tiga jenis utama chemical peel yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit:

  1. Light Chemical Peel

Mengangkat lapisan kulit terluar (epidermis) untuk mengatasi garis halus, warna kulit tidak merata, jerawat, atau kulit kering. Aman dilakukan rutin setiap 2–5 minggu.

  1. Medium Chemical Peel

Lebih kuat karena mengangkat epidermis dan sebagian dermis. Cocok untuk kerutan, warna kulit tidak merata, dan bekas jerawat. Biasanya perlu beberapa kali perawatan untuk hasil maksimal.

  1. Deep Chemical Peel

Menjangkau lapisan kulit lebih dalam dengan bahan kimia kuat, kadang memerlukan anestesi lokal.

Digunakan untuk kerutan dalam, bekas luka berat, atau bercak prakanker. Efeknya bisa bertahan hingga 10 tahun dan hanya dilakukan sekali.

Manfaat Chemical Peel

Chemical peel dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit, di antaranya:

  • Jerawat: Membantu mengurangi minyak berlebih, membunuh bakteri, mengurangi peradangan, serta meningkatkan efektivitas obat topikal. Biasanya menggunakan light atau medium peel.
  • Bekas jerawat: Mengangkat lapisan kulit atas sehingga mengurangi kolagen berlebih pada bekas luka. Medium peel sering direkomendasikan.
  • Rosacea: Untuk kasus ringan hingga sedang, chemical peel bisa membantu mengurangi kemerahan dan bintik.
  • Penuaan kulit: Membantu mengurangi garis halus, kerutan, flek, kulit kering, dan warna kulit tidak merata dengan merangsang produksi kolagen serta elastin.
  • Hiperpigmentasi: Efektif untuk mengatasi melasma, flek, bekas luka operasi, bintik akibat sinar matahari, dan warna kulit tidak merata.
  • Kulit kusam: Membuat kulit tampak lebih cerah dan sehat dengan munculnya lapisan kulit baru.
  • Pertumbuhan prakankerDeep peel bisa mengangkat bercak prakanker (actinic keratosis) dan menurunkan risiko kanker kulit.

Chemical peel memang menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit, mulai dari mengatasi jerawat hingga memperbaiki tanda-tanda penuaan.

Namun, setiap jenis peel memiliki tingkat kekuatan dan risiko yang berbeda, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum mencobanya.

Dengan perawatan yang tepat dan sesuai kebutuhan, chemical peel bisa menjadi solusi efektif untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah, sehat, dan bercahaya.

EDITOR: Novia Tri Astuti