JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang, hampir semua aktivitas kita terhubung dengan teknologi. Mulai dari belajar, bersosialisasi, hingga mencari hiburan, semuanya bisa dilakukan lewat gadget.
Sayangnya, banyak orang yang akhirnya merasa tertekan karena harus memenuhi ekspektasi yang diciptakan dari media sosial atau bahkan membandingkan hidupnya dengan orang lain.
Tanpa disadari, tekanan sosial menimbulkan stres akibat harus mengikuti standar yang tidak realistis. Tidak sedikit yang akhirnya cemas, overthinking, bahkan mengalami gangguan kesehatan mental.
Inilah yang membuat digital detox semakin populer, terutama di kalangan Gen Z. Melansir dari laman CSDU UGM, digital detox adalah upaya sadar yang dilakukan untuk mengurangi penggunaan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan mental seseorang.
Tapi, muncul pertanyaan baru, bagaimana caranya tetap update informasi meskipun sedang "istirahat" dari dunia maya?
Manfaat Digital Detox bagi Kesehatan Mental
Mengambil jeda dari dunia digital ternyata membawa banyak dampak positif untuk kesehatan mental.
Melansir dari laman STIE STEKOM, beberapa manfaat digital detox antara lain:
- Mengurangi stres dan tekanan akibat informasi berlebih.
- Tidur lebih berkualitas, tidak melulu scroll media sosial saat mau tidur.
- Fokus meningkat, minim distraksi sehingga produktivitas lebih tinggi.
- Meningkatkan interaksi sosial langsung, lebih banyak mengobrol tatap muka bareng teman atau keluarga.
- Hidup lebih seimbang, lebih banyak waktu untuk aktivitas fisik dan refleksi diri.
Tips Digital Detox Supaya Tetap Update
Beberapa tips supaya digital detox tidak membuat kamu ketinggalan informasi, seperti dilansir dari IHC RS Pertamina adalah:
- Atur waktu penggunaan gadget
Batasi jam online. Misalnya, hindari main handphone saat makan atau setelah jam 9 malam.
- Matikan notifikasi tidak penting
Matikan notifikasi dari aplikasi hiburan supaya tidak banyak distraksi. Pilih yang benar-benar perlu saja.
- Isi waktu dengan aktivitas offline
Ganti waktu scroll dengan membaca buku, olahraga, journaling, ngobrol bareng teman atau keluarga.
- Jadwalkan waktu detox
Mulai dari 2-4 jam sehari, lalu tingkatkan jadi sehari penuh tanpa sosial media.
- Ikuti sumber berita terpercaya
Download aplikasi berita resmi atau ikuti portal berita online yang bisa memberi update berita singkat. Dengan begitu, kamu bisa tahu informasi penting tanpa harus scroll lama di media sosial.
Digital detox itu bukan berarti kamu harus ketinggalan informasi. Dengan cara yang tepat, kamu bisa tetap update berita sekaligus jaga kesehatan mental.
Mulai dari langkah kecil, lama-lama pasti terbiasa. Sudah siap coba digital detox?